Cegah PMK, Disnakkan Bondowoso Targetkan Vaksinasi 600 Ekor Sapi
Sebanyak 600 ekor ternak sapi di Bondowoso menjadi target sasaran suntik vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).
Penyuntikan vaksin dilakukan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso untuk meningkatkan kekebalan sapi ternak dari serangan virus PMK.
Kepala Disnakkan Bondowoso, Hendri Widotono, mengatakan, penyuntikan vaksin dengan target sasaran 600 ekor sapi ini tersebat di enam wilayah. Tahap awal, dmenyuntik vaksin PMK terhadap 100 ekor sapi ternak.
"Tahap awal menyuntik vaksin PMK terhadap 100 ekor sapi ternak telah dilakukan Disnakkan Bondowoso di Desa/Kecamatan Sumberwringin pada 26 November 2025. Tahap selanjutnya dengan door to door ke peternak sapi di enam wilayah pada Desember 2025," kata Hendri, Jumat 28 November 2025.
Penyuntikan vaksin PMK, tambahHendri, tidak hanya untuk meningkatkan kekebalan dan mencegah sapu ternak tertular virus PMK.
Namun, juga upaya memulihkan semangat peternak sapi di Bondowoso yang sempat lesu akibat pernah terdampak PMK beberapa waktu lalu.
"Melalui penyuntikan vaksin PMK dengan target sasaran 600 ekor sapi ternak pada tahun ini, para peternak di Bondowoso tidak lesu lagi dan populasi sapi ternak meningkat lagi.
Sehingga, Bondowoso tetap menjadi produksi daging sapi terbesar di Jawa Timur," tambahnya.
Hendri juga mengajak para peternak sapi di Bondowoso berpartisipasi aktif mendukung pelaksanaan vaksinasi PMK. Karena, sangat penting dalam mencegah penyebaran virus PMK lebih luas di Bondowoso.
"PMK adalah penyakit yang ditularkan virus fan bersifat akut pada hewan berkuku belah dua. Tidak hanya menyerang sapi, tapi juga kambing, domba, kerbau, dan babi. Dengan vaksinasi PMK massal ini diharapkan kesehatan hewan ternak terlindungi," tandasnya.