Besok STIESIA Surabaya Kukuhkan Tiga Guru Besar
STIESIA (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IndonesiaSurabaya menambah 2 Guru Besar bidang Akuntansi dan seorang Guru Besar bidang Manajemen. Pengukuhan ketiga guru besar itu digelar di Hall STIESIA Senin besok (21 April), sekaligus sebagai salah satu rangkaian perayaan Dies Natalis STIESIA yang ke-53.
Tiga Guru Besar yang dikukuhkan tersebut masing-masing Prof. Dr. Suwitho, M.Si., Prof. Dr. Wahidahwati, S.E., M.Si., Ak., CA. dan Prof. Dr. Lilis Ardini, S.E., M.Si., Ak., CA. Prof. Suwitho adalah Guru Besar STIESIA di bidang manajemen. Sedangkan Prof. Wahidahwati dan Prof. Lilis Guru Besar bidang akuntansi.
Dalam pengukuhannya sebagai guru besar, ketiganya akan memberikan orasi ilmiahnya di hadapan para hadirin. Prof. Suwitho yang memiliki spesialisasi manajemen pemasaran membawakan orasi ilmiah yang berjudul "Pemasaran Hijau Untuk Bisnis Berkelanjutan dan Generasi Masa Depan."
Orasi Ketua Prodi S1 Manajemen STIESIA ini akan membahas pentingnya penerapan strategi pemasaran berkelanjutan yang sejalan dengan nilai-nilai lingkungan dalam merancang bisnis yang berorientasi masa depan. Beberapa penelitian yang dilakukan Prof. Suwitho antara lain “Pengaruh Kualitas produk, harga, fasilitas dan emosional terhadap kepuasan pelanggan” yang diterbitkan pada Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen (JIRM), “Pengaruh kualitas pelayanan, kualitas produk dan harga terhadap kepuasan pelanggan” juga terbit JIRM.
Sementara Prof. Wahidahwati yang sehari harinya memegang posisi sebagai Ketua Program S1 Akuntansi STIESIA, akan membagikan pandangannya dalam orasi ilmiah bertajuk "Analisis Good Governance dan Dampaknya pada Determinan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Surabaya."
Orasi salah satu Kartini STIESIA ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai penerapan good governance sebagai penentu utama peningkatan kinerja pemerintahan daerah.
Salah satu penelitian Prof Wahidahwati berjudul “Pengaruh keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan.”
Guru besar berikutnya adalah Prof. Lilis Ardini. Dalam orasinya, pakar Akuntansi Pemeriksaan (Audit), ini menyoroti peran penting teknologi. Orasinya mengambil tema "Peranan Audit Berbasis Artificial Intelligence Dalam Mendeteksi Indikasi Fraud Pada Era Transformasi Digital."
Melalui orasinya, Ketua Program Studi S2 Akuntansi STIESIA ini akan menjelaskan bagaimana penggunaan artificial intelegence (AI) dapat mengidentifikasi dan mencegah kecurangan (fraud) dalam proses audit, terutama di era digital seperti saat ini.
Dengan pengukuhan 3 guru besar ini, STIESIA kini memiliki 10 guru besar. Prof Suwitho, Prof. Wahidahwati dan Prof. Lilis merupakan guru besar ke 8, 9 dan 10.