Balita Telantar di Terminal Probolinggo Akhirnya Diserahkan Orangtuanya
Sungguh malang nasib anak bawah lima tahun (balita) yang sempat telantar sendirian di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo. Beruntung akhirnya orangtua bocah berinisial FAM, 4 tahun, asal Pamekasan, Madura, itu akhirnya ditemukan.
"Karena orangtuanya ditemukan, balita itu kami serahkan kepada orangtuanya," kata Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, melalui Plt. Kasi Humas, Iptu Zainullah, Rabu, 24 Desember 2025.
Bermula ketika Yuliana, Ketua RT di kawasan terminal yakni, di Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo menemukan FAM. Yuliana mengaku, prihatin saat menjumpai balita itu sendirian di keramaian terminal bus, Senin, 22 Desember 2025 siang sekitar pukul 13.00 WIB.
Yuliana berusaha menelusuri asal-usul balita tersebut. Diperoleh informasi, balita itu berasal dari Pamekasan, Madura.
"Bocah itu duduk sendirian di depan toko saya di kawasan terminal. Ditanya siapa orangtuanya, bocah itu tidak bisa memberikan keterangan," ujar Yuliana.
Yuliana juga sempat mencari-cari orangtua balita itu di kawasan terminal bus namun tidak ditemukan.
Diperoleh informasi, balita tersebut sempat dititipkan kepada seorang pemulung. Pemulung itu menyampaikan, bahwa orangtua balita menitipkan putranya karena tidak memiliki ongkos pulang ke daerah asal (Pamekasan).
βKarena orangtuanya tidak ketemu, Bu Yuliana melaporkan kejadian itu ke layanan Meteor 112 dan Call Centre 110. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas Polres, UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Probolinggo serta petugas Dinas Sosial Kota Probolinggo dengan mendatangi lokasi," terang Iptu Zainullah.
Petugas UPT PPA dan Dinas Sosial selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Probolinggo Kota untuk penanganan lebih lanjut.
Sebagai langkah perlindungan sementara, balita tersebut kemudian dititipkan di Panti Asuhan Al-Ummah, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
Polres Probolinggo Kota bekerja sama dengan dinsos akhirnya menemukan identitas orangtua FAM. Akhirnya, Rabu, 24 Desember 2025, FAM diserahkan kembali kepada orangtuanya.
βPenyerahan dilakukan setelah proses verifikasi selesai dan orangtua menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama,β pungkas Iptu Zainullah.
Advertisement