Atlet Taekwondo Surabaya Raih Medali Emas di Kejuaraan Internasional
Kabar gembira datang dari atlet Taekwondo asal Surabaya, Jawa Timur. Herra Rahmi Herlambang, siswi kelas 6 SD Homeschooling Pena Surabaya berhasil meraih medali Emas di Kejuaraan Taekwondo Internasional, yang digelar di Gor Purna Krida, Badung, Bali.
Putri pertama dari pasangan Sonny Herlambang dan Rahmi Agtasari berhasil mengalahkan lawan dari negara Filipina, Malaysia, dan Uzbekistan di Kejuaraan Kasal Cup 2 International Open Taekwondo Championship 2025, kategori Poomsae.
Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia di kancah olahraga internasional. Meskipun pertandingan berlangsung sengit dan penuh drama, namun Herra mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih kemenangan gemilang.
"Saya sangat bersyukur dan bangga bisa meraih medali emas ini. Kemenangan ini saya persembahkan untuk Indonesia dan semua pihak yang telah mendukung saya.” ujar Herra saat ditemui di Surabaya, Selasa 11 Maret 2025.
Herra Rahmi Herlambang mengawali hobi bela diri Taekwondo sejak duduk di bangku kelas 5 SD, dikenalkan oleh sang ayah. “Ikut taekwondo sejak kelas 5 SD, awalnya dikenalkan bela diri sama ayah, akhirnya tertarik ikut taekwondo sampai sekarang,” tuturnya.
Ia menceritakan, pengalaman paling menegangkan saat berlaga di ajang Internasional. Menurutnya, Uzbekistan menjadi lawan tersulit kategori Poomsae. “Kalau kyorugi dulu pernah babak belur kena pukul pas bertanding, tapi saya lebih suka Poomsae,” kata pelajar yang bercita-cita masuk akademi militer ini.
Untuk menguatkan mental sebelum bertanding, Herra selalu mendapat support dari kedua orang tuanya. Tak hanya itu, Herra juga menanamkan ke dirinya sendiri bahwa menang ataupun kalah adalah kehendak Tuhan. “Serahkan semua ke Tuhan. Karena kalah menang itu urusan Tuhan, Herra hanya bisa berusaha yang terbaik,” ujar atlet sabuk biru ini.
Selain taekwondo, Herra juga menekuni olahraga berkuda dan menembak. Ia berharap kedepan bisa mengembangkan potensinya serta membanggakan kedua orang tuanya. “Saya juga suka berkuda karena berinteraksi sama hewan,” celetuknya.
Sementara itu, Principal Homeschooling Pena Surabaya, Supriadi, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih Herra. "Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih siswa kami, Herra. Ini adalah bukti bahwa pembinaan atlet taekwondo di Surabaya berjalan dengan baik.” ungkapnya.
Kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi para atlet taekwondo untuk mengukur kemampuan dan meraih prestasi di level internasional. “Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet taekwondo Indonesia ,khususnya Surabaya mampu bersaing di level internasional,” tutupnya.