Api Ludeskan Lima Rumah Warga di Tamanan Bondowoso dan Panggang Seekor Sapi
Kebakaran hebat menimpa permukiman warga di Dusun Sumber Tengah, Desa Sumber Anom, Kecamatan Tamanan, Bondowoso.Jawa Timur. Sebanyak lima rumah warga hangus terbakar hingga ambruk rata dengan tanah.
Selain itu, seekor sapi dalam kandang mati terpanggang dan menghanguskan uang Rp8 juta di dalam salah satu rumah yang terbakar. Tak hanya itu saja, dua rumah warga dan musala juga rusak ringan bagian atap terdampak kobaran api.
Kepala Satpol PP Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, mengatakan, kebakarani terjadi Jumat 31 Juli 2026 sore. Bangunan lima rumah hangus terbakar sebagian besar dari kayu dan bambu serta lokasinya berdekatan.
"Lima rumah hangus itu masing-masing milik Haplidah, Hayati, Rasid, Sanima, dan Hayati. Semuanya warga Dusun Sumber Tengah, Desa Sumberanom, Kecamatan Tamanan, Bondowoso," kata Aries Agung, Sabtu 1 Agustus 202, pagi.
Dari keterangan Haplidah, seorang pemilik rumah hangus terbakar, Aries Agung menjelaskan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Berawal Haplidah dan dua anaknya berada di rumah orangtuanya yang letaknya tidak jauh dari orangtuanya melihat kepulan asap dari belakang rumahnya mengira dari warga membakar sampah
"Karena kepulangan asap semakin tebal, Haplidah bergegas pulang dan kaget melihat belakang rumahnya terbakar. Ia berteriak minta tolong untuk menyelamatkan barang berharga dalam rumah, tapi kobaran api makin membesar akibat tiupan angin kencang hingga merembet membakar empat rumah warga lain yang bersebelahan," jelasnya.
Aries Agung juga mengungkapkan, hampir seluruh perabot rumah tangga dan barang berharga yang tersisa dalam kebakaran lima rumah warga ini. Hanya tinggal satu unit sepeda motor milik salah satu korban terpakir di luar rumah yang berhasil diselamatkan warga.
"Untuk korban jiwa maupun korban luka dipastikan tidak ada. Sedangkan, kerugian materiil akibat kebakaran masih didata, tapi diperkirakan cukup besar mencapai ratusan juta rupiah," ungkap mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bondowoso ini.
Sementara Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso, Vara Tedy menjelaskan, proses pemadaman api oleh anggota Damkar (Pemadam Kebakaran) cukup sulit dan membutuhkan waktu lama.
Karena, kobaran api terus membesar akibat tiupan angin kencang dan banyaknya material bangunan rumah dari kayu dan bambu yang mudah terbakar.
"Tiga unit mobil Damkar Bondowoso dikerahkan dengan dibantu BPBD, TNI, Polri, dan warga sekitar, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar empat jam lamanya. Tadi pagi, kita juga masib melakukan pembasahan lokasi kebakaran dan berusaha polisi menyelidiki penyebab kebakaran," jelas Vara Tedy