Angin Kencang di Jember, Petani Kopi Tewas Tertimpa Pohon di Kebun
Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember Minggu, 25 Januari 2026, pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang meninggal dunia dan kerusakan fasilitas umum di Kecamatan Ledokombo. Korban meninggal diketahui bernama Mohammad Kholil, 56 tahun, warga Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo.
Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di petak 110 RPH kawasan hutan lindung wilayah Ledokombo. Saat kejadian, korban tengah berada di lahan kopi bersama istrinya. Tiba-tiba, angin kencang menerjang lokasi tersebut hingga menyebabkan dahan pohon jenis sapen patah dan menimpa korban.
“Korban atas nama Mohammad Kholil, usia 56 tahun, meninggal dunia di tempat setelah tertimpa dahan pohon saat berada di lahan kopi bersama istrinya,” ujarnya, Minggu, 25 Januari 2026, malam.
Setelah kejadian, istri korban segera melaporkan peristiwa tersebut kepada warga sekitar dan perangkat desa. Warga kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah duka.
Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Ledokombo dan Puskesmas Ledokombo mendatangi rumah duka sekitar pukul 13.30 WIB untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.
Lebih jauh Edi menjelaskan, selain menelan korban jiwa, angin kencang juga menyebabkan kerusakan fasilitas umum. Sebuah pohon alpukat dengan diameter sekitar 70 sentimeter tumbang dan menimpa atap Puskesmas Pembantu (Pustu) Kesehatan di Dusun Sumberbulus II, Desa Sumberbulus.
“Untuk kerusakan fasilitas umum, atap Pustu Kesehatan mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa pohon tumbang,” ungkapnya.
BPBD Jember bersama unsur terkait segera melakukan penanganan di lokasi, mulai dari asesmen, pemotongan pohon tumbang, pembersihan material, hingga pendistribusian bantuan logistik.
Pasca kejadian itu, BPBD Jember juga menyalurkan bantuan berupa dua paket sembako kepada keluarga korban dan warga terdampak. Sementara itu, jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
“Kami sudah melakukan penanganan. Pohon tumbang yang menimpa Pustu telah selesai dievakuasi dan kondisi saat ini aman serta terkendali,” pungkasnya.