7.162 Mahasiswa Lolos Beasiswa Cinta Bergema, Pencairan Dimulai 24 November
Sebanyak 7.162 mahasiswa dipastikan lolos sebagai penerima Beasiswa Cinta Bergema dan segera menerima pencairan bantuan mulai 24 November 2025. Jumlah tersebut merupakan hasil akhir setelah 18 mahasiswa dicoret dari daftar karena tidak memenuhi syarat pada masa uji publik.
Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, mengungkapkan bahwa proses uji publik berlangsung selama lima hari, 8–12 November 2025, dan menghasilkan 131 sanggahan dari masyarakat.
“Setelah tanggal 12, total ada 131 sanggahan. Setelah diverifikasi, mengerucut menjadi 29 mahasiswa dari jalur afirmasi ekonomi, perangkat desa, hingga prestasi,” ujarnya, Kamis, 20 November 2025.
Dari penelusuran lanjutan, ditemukan sejumlah peserta yang tidak lagi berhak menerima beasiswa. Beberapa di antaranya ada yang tergolong mampu, ada yang tidak aktif kuliah, sudah menerima beasiswa lain, pindah kampus, bahkan ada yang pindah ke perguruan kedinasan.
“Otomatis mereka tidak berhak lagi. Informasi itu kami dapatkan langsung dari mahasiswa yang bersangkutan,” tambahnya.
Verifikasi dilakukan bersama perguruan tinggi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes). Berdasarkan hasil verifikasi, ada 18 mahasiswa dinyatakan gugur, sementara 11 lainnya tetap layak menerima bantuan.
Dengan pencoretan itu, total penerima yang sah berkurang dari 7.180 menjadi 7.162 mahasiswa. Daftar nama yang dinyatakan berhak menerima beasiswa Cinta Bergema itu bisa dilihat publik di situs resmi Beasiswa Cinta Bergema.
Selanjutnya, berdasarkan jadwal Proses penetapan nama penerima melalui SK Bupati dijadwalkan berlangsung 17–21 November 2025. Setelah SK terbit, mahasiswa bisa mulai mencairkan bantuan pada 24 November sampai 15 Desember 2025. Bantuan dana hidup ditransfer langsung ke rekening penerima, sedangkan UKT disalurkan ke kampus masing-masing.
“Pencairannya nanti untuk UKT ditransfer ke perguruan tinggi penerima. Sedangkan biaya hidup ditransfer ke rekening penerima,” lanjutnya.
Hadi menegaskan bahwa beasiswa tersebut diprioritaskan untuk keluarga tidak mampu. Salah satu jenis beasiswa Cinta Bergema adalah afirmasi ekonomi untuk masyarakat kurang mampu. Kuotanya 30 persen dari total 8.000 penerima.
“Program beasiswa ini lebih banyak memberikan peluang kepada mahasiswa dari kalangan kurang mampu,” pungkasnha