Petani Tembakau dan Pengemudi Ojol di Jember Segera Ter-cover BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan, sebanyak 40.300 petani tembakau Jember yang sudah ter-cover BPJS Kesehatan juga akan dikaver BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan komitmen Pemkab Jember dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi para petani tembakau.
Menurut Gus Fawait, salah satu simbol Jember adalah daun tembakau. Sehingga sudah sewajarnya Pemkab Jember memberikan perhatian khusus kepada para petani tembakau.
Sejauh ini, Pemkab Jember sudah memberikan perhatian dengan memberikan jaminan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Melalui program tersebut, para petani bisa mengakses layanan pengobatan secara gratis.
“Tidak hanya itu. Pemkab Jember tahun ini juga bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Sekitar 40.300 petani tembakau akan kami lindungi BPJS Ketenagakerjaan, “katanya.
Setelah semua petani tembakau yang ber KTP Jember ter-cover BPJS Ketenagakerjaan, Gus Fawait yakin petani tembakau akan tenang dalam beraktivitas di ladang.
“Karena, jika terjadi hal-hal yang mengganggu aktivitas kerja mereka, sudah ada jaminan yang melindungi, “tandasnya, saat konferensi pers di Camping Ground Puncak Rembangan, Jumat, 29 Agustus 2025, malam.
Selain perlindungan sosial, Bupati Fawait juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat regulasi daerah yang berkaitan dengan pertembakauan. Ia akan berkoordinasi dengan Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, untuk membahas Peraturan Daerah (Perda) tentang tembakau.
"Jika memang diperlukan revisi, kami akan libatkan asosiasi petani tembakau. Bahkan, kaki akan turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi mereka. Kami ingin Perda ini benar-benar berpihak kepada petani, “tambahnya.
Tak Hanya Petani Tembakau, Ojol Juga Diperhatikan
Tidak hanya petani tembakau, Gus Fawait juga memastikan Pemkab Jember tidak menutup mata terhadap pekerja informal lainnya. Termasuk pengemudi ojek online (ojol). Pemkab Jember juga merespons aspirasi para ojol yang sebelumnya disampaikan secara daring.
Gus Fawait memastikan kurang lebih 5.000 driver ojol yang ber-KTP Jember saat ini juga sudah ter-cover BPJS Kesehatan melalui program UHC Prioritas. Tahun 2026 mendatang, mereka juga akan di-cover BPJS Ketenagakerjaan.
"Mulai tahun 2026, kami targetkan sekitar 5.000 pengemudi ojek online juga akan dilindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan. Ini adalah langkah lanjutan setelah sebelumnya BPJS Kesehatan mereka sudah ditanggung melalui UHC Prioritas, ‘pungkasnya.