Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jatim, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Surabaya menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di wilayah perairan selatan Jawa Timur hingga 13 Maret 2025. Ketinggian gelombang dapat mencapai 4 meter.
Wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter antara lain adalah Perairan Malang, Perairan Pacitan, Perairan Trenggalek, Perairan Tulungagung, dan Perairan Blitar.
Selanjutnya wilayah perairan lainnya seperti Perairan Lumajang, Perairan Jember, serta Perairan Banyuwangi juga berpotensi terdampak gelombang tinggi. Namun dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Ady Hermanto mengatakan bahwa terjadinya gelombang tinggi juga dipengaruhi oleh faktor cuaca di wilayah perairan.
“Secara umum kondisi cuaca di wilayah perairan Jatim saat ini berawan hingga hujan intensitas sedang disertai petir. Sementara pola angin bertiup dari utara-timur laut dengan kecepatan 5 hingga 17 knot,” jelas Ady, Selasa 11 Maret 2025.
Oleh sebab itu, BMKG pun mengimbau agar masyarakat terutama yang tinggal di kawasan pesisir untuk senantiasa waspada. Termasuk bagi mereka yang akan melaksanakan aktivitas melaut.
“Jika tidak memungkinkan untuk melaut atau beraktivitas maritim, harap bersabar dahulu dan senantiasa menaati instruksi dari otoritas setempat atau yang berwenang,” imbau Ady.
BMKG juga menyampaikan sejumlah saran keselamatan untuk aktivitas pelayaran. Antara lain perahu nelayan harus waspada apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Lalu untuk kapal tongkang juga perlu waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter
"Terakhir untuk kapal ferry, dapat turut waspada apabila kecepatan angin mencapai 21 knot serta tinggi gelombang 2,5 meter," tandasnya.
BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti informasi terkini yang disampaikan. Seperti terkait ketinggian gelombang hingga risalah cuaca sebelum beraktivitas di wilayah perairan.