Walikota Surabaya Wanti-wanti Kontraktor Segera Tuntaskan Proyek Pompa Air
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi mewanti-wanti kepada kontraktor agar dapat menyelesaikan pengerjaan proyek pompa air sesuai target. Hal itu disampaikan usai melakukan sidak ke enam titik pompa air di Surabaya, Kamis 27 November 2026.
Adapun titik yang disidak yakni pompa air Prapen, Margorejo, Gayungan, Ahmad Yani, Karah, dan Ketintang Madya. Dalam sidak tersebut, ia menemukan pengerjaan proyek yang lamban.
Beberapa temuan memperlihatkan adanya kendala karena terdapat pompa PDAM dan utilitas lainnya. Sehingga menyebabkan para pekerja lebih berhati-hati. Selain itu, Eri juga menemukan kurangnya pekerja di pompa air Prapen sehingga memperlambat penyelesaian proyek.
Sesuai rencana kerja dan syarat (RKS), seharusnya ada 30 orang yang melakukan pengerjaan. Namun, dalam sidak hanya terdapat 10. “Ini kan sesuai RKS, seng onok iku uwonge (yang ada orangnya) 30. Di sini hanya 10. Isok gak mari-mari (bisa tidak selesai-selesai),” ungkap Eri.
Karena itu, ia pun segera melakukan komunikasi dengan mandor proyek termasuk kontraktor untuk menambah jumlah pekerja sesuai dengan RKS dan melakukan pengerjaan selama 24 jam penuh.
Politisi PDI Perjuangan itu kembali mengingatkan kontraktor bahwa pengerjaan proyek harus selesai sesuai target ada yang tanggal 10 Desember dan 15 Desember 2025. Ia menegaskan tidak ada penambahan waktu dan harus bisa segera beroperasi.
“Tidak ada istilahnya perpanjangan waktu, tapi ini kalau terlambat maka kan ada masa jangka waktu 30 hari sesuai dengan jaminan pelaksanaan, maka dendanya berlaku. Tapi kalau ini tadi tidak ada force majeure, maka setiap keterlambatan setiap hari sepermilnya harus dibayarkan,” pungkasnya.