Update Gempa Banyuwangi 25 September 2025: BMKG Catat 24 Kali Gempa Susulan
Gempa bumi bermagnitudo (M) 5,7 mengguncang wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis 25 September 2025 pukul 16.04 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada pada koordinat 7,82 Lintang Selatan dan 114,47 Bujur Timur, sekitar 46 kilometer timur laut Banyuwangi, dengan kedalaman 12 kilometer.
Gempa Susulan 24 Kali
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyampaikan bahwa hingga malam hari telah terjadi 24 gempa susulan dengan magnitudo terbesar M3,6 dan terkecil M1,8. Menurut catatan BMKG, seluruh gempa susulan tersebut tidak dirasakan masyarakat.
“Gempa Banyuwangi dan Bali M5,4 yang terjadi sore ini termasuk gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” jelas Daryono melalui keterangan resminya di laman X @BMKGDaryono, Jumat 26 September 2025.
Dampak dan Guncangan Gempa
Getaran gempa utama dirasakan cukup luas hingga wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Berikut intensitas guncangan berdasarkan laporan BMKG:
MMI IV: Banyuwangi, Penebel (Bali)
MMI III: Lumajang, Kuta, Denpasar, Buleleng
MMI II–III: Jember, Bondowoso
MMI II: Situbondo, Pasuruan, Surabaya, Kuta Selatan, Pamekasan, Mataram, Lombok Barat
Di Banyuwangi, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Meski demikian, hingga kini tidak ada laporan korban jiwa. BMKG juga memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Imbauan BMKG
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. BMKG mengimbau agar warga tidak berada di bangunan yang sudah retak atau rusak dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait dampak kerusakan di Banyuwangi dan wilayah sekitarnya.