Sosok Gibran Huzaifah Viral, Pendiri eFishery Budidaya Ikan
Nama Gibran Huzaifah viral. Ia pendiri salah satu startup Indonesia bergerak di sektor budidaya ikan, eFishery. Namun, ia menjadi sorotan publik usai dugaan kasus pemalsuan laporan keuangan (fraud).
Dikutip dari laporan Tech in Asia, kasus ini bermula ketika para investor eFishery melakukan investigasi terkait dugaan penyalahgunaan finansial perusahaan. Gibran Huzaifah diduga terseret dalam kasus ini, sehingga diberhentikan dari kursi Chief Executive Officer (CEO) sejak Desember 2024.
Gibran Huzaifah diduga menggelembungkan pendapatan hampir senilai 600 juta dollar AS atau sekitar Rp 9,74 triliun dalam periode sembilan bulan yang berakhir pada September 2024.
Gibran Huzaifah mengawali kariernya sebagai peternak ikan lele. Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu memutuskan untuk mengembangkan perangkat teknologi smart feeder bernama eFishery pada 2013. Alat itu diklaim mampu menghemat biaya pakan mencapai 28 persen, sehingga bisa meningkatkan jumlah keuntungan.
Selain smart feeder, Gibran Huzaifah juga menawarkan platform digital bersama eFisheryKu untuk edukasi dan manajemen budidaya. Keberhasilannya itu mengantarkan nama Gibran Huzaifah masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2017. Bahkan pada 2023, eFishery menyandang status "Unicorn" dengan pendanaan seri D sebesar 200 juta dollar AS atau sekitar Rp3 triliun.
Faktanya, hasil investasi menunjukkan bahwa perusahaan sebenarnya mengalami kerugian sebesar Rp 35,4 juta dollar AS atau sekitar Rp 575 miliar. Penyelidikan juga hanya menemukan sekitar 24.000 tempat pakan ikan, sedangkan laporannya ada 400 ribu.