Seorang Pengadu Ayam Tewas Disambar Ayam Aduan, Diduga Punya Riwayat Jantung
Sungguh malang nasib seorang pengadu ayam, berinisial Hs, warga Kampung Rawa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Pria bersusia sekitar 51 tahun, itu tewas setelah disambar ayam yang sedang bertarung melawan ayamnya, di arena sabung ayam di Jl. Baru Gili Samping Kelurahan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu, 18 Oktober 2025.
Beberapa saksi memberikan keterangan beragam. Ada yang menyebut korban tewas seketika di tempat kejadian setelah dihantam ayam aduan. Ada saksi yang menyebutkan korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat. Tetapi semua saksi menyebutkan kematian korban akibat disambar ayam aduan.
"Saya melIhat sendiri, korban langsung tak sadarkan diri setelah dihantam ayam aduan persis mengenai dadanya," kata seorang saksi yang minta tak disebut namanya karena takut berurusan dengan Polisi.
Karena tak segera siuman korban langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil yang sedang lewat. Tak lama kemudian dikabarkan Hs meninggal dunia, kata saksi lain.
Beberapa saksi yang ditemui ngopibareng.id, menjelaskan, setiap Sabtu dan Minggu, di jalan baru Gili Samping, belakang Binus Square berubah arena sabung ayam.
Supaya tidak menyolok mata, dibuatlah tempat aduan pinggir sungai sekretaris. Karena sabung ayam kelas kampung taruhannya tidak sampai puluhan juta, berkisar Rp500 ribu hingga Rp2,5 juta.
"Cuma buat senang-senang," kata saksi.
Tersungkur Setelah Dihantam Ayam Aduan
Awal kejadian saat itu sedang bertarung antara ayam milik Hs dengan ayam Dar. Pada ronde ke tiga, pertarungan berlangsung seru. Kedua ayam saling hajar, membut penonton bersorak. Pada ronde ke-empat ayam Hs tampak kelelahan menghadapi serangan bertubi tubi ayam Dar. Juri memberi isyarat pertarungan di hentikan, kedua ayam dibasahi supaya segar kembali.
Waktu Hs membasahi kepala ayamnya, ayam Dar lepas dan langsung menghajar ayam Hs. Tetapi samberan ayam Dar itu mengenai dadar Hs dan langsung tersungkur. Penonton pun panik, bahkan ada yang lari meninggalkan arena adu ayam.
"Kejadian yang saya ketahui seperti itu," kata saksi.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, dan beberapa menit kemudian Hs dikabarkan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Adu ayam pun langsung bubar, tidak ingin berurusan dengan Polisi.
Informasi terakhir korban punya riwayat jatung. Sehingga mendadak kambuh ketika di kablok ayam jago. Jenazah Hs dimakamkan Sabtu sore.
Ayam Aduan Sudah Ada Sejak Zaman Dulu
Cerita tentang ayam aduan ini dapat ditemukan dalam berbagai bentuk. Mulai dari legenda rakyat seperti kisah Ciung Wanara dan Cindelaras yang menggunakan ayam untuk membuktikan identitas dan menuntut hak, hingga cerita-cerita modern yang menggambarkan dampak ayam aduan pada kehidupan pemiliknya.
Selain itu, ayam aduan juga dikenal sebagai simbol kekuatan dalam mitos lokal, seperti di Cianjur. Legenda Pangeran Ciung Wanara juga menggunakan ayam aduan untuk membuktikan dirinya sebagai pewaris takhta Kerajaan Galuh dengan mengalahkan ayam jago milik raja.
Seorang pemuda bernama Cindelaras membuktikan kehebatannya dengan mengalahkan ayam aduan terkuat milik Raja Jenggala.
Dalam kisah yang lebih spiritual, Sunan Ampel menggunakan ayam aduan yang tak pernah kalah untuk menarik simpati masyarakat yang gemar berjudi sabung ayam, dan mengajarkan mereka tentang karomah dari Allah.
Cerita Modern dan realitas menunjukkan bagaimana ayam aduan bisa menjadi sumber penghidupan, namun juga menjadi sumber masalah. Beberapa cerita penggerebekan oleh polisi terhadap arena sabung ayam yang berujung pada pelarian para penjudi.
Beberapa daerah memiliki tradisi adu ayam yang unik, seperti di Bali, di mana terdapat ajang "Adu Ayam Betepet" yang tidak menggunakan taji dan tidak dimaksudkan untuk melukai ayam, seperti yang dilansir MDTV.
Simbolisme Kekuatan dan kejayaan: Ayam aduan sering kali dipandang sebagai simbol kekuatan, keberanian, dan kemenangan, yang harapannya bisa menular pada pemiliknya.
Simbol kebanggaan: Di Cianjur, ayam jago dijadikan simbol kebanggaan yang dikenal sebagai "Cianjur Jago".
Mengutip buku Kumpulan Tanya Jawab Keagamaan oleh Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah, hukum sabung ayam adalah haram. Sebab, mengadu binatang adalah menyakiti yang tidak ada faedahnya sama sekali. Permainan ini dilakukan hanya untuk kesenangan semata.