Sembunyi di Gedung Kesenian, Kera Liar Ganggu Warga Kota Probolinggo
Seekor kera liar jenis ekor panjang mengganggu aktivitas warga di Jalan Suroyo, Kota Probolinggo. Kera liar yang bersembunyi di atap Gedung Kesenian Kota Probolinggo dikhawatirkan menggigit anak-anak di permukiman di belakang Museum Probolinggo.
"Tadi siang sempat berkeliaran di permukiman, lompat-lompat di atas pohon mangga dan pohon mengkudu. Kera itu sepertinya tidak takut kepada orang dewasa, malah terkesan menantang," ujar Tommy, Ketua RT 2/RW 5, Kelurahan Tisnonegaran, Kamis, 10 Juli 2025.
Warga setempat kemudian menghubungi hotline 112 untuk meminta bantuan pasukan Pemadam Kebakaran (Damkar). Tetapi begitu pasukan Damkar tiba di lokasi, kera itu langsung kabur ke atap Gedung Kesenian.
"Saya khawatir kera itu mengganggu anak-anak yang berlatih kesenian di sore hari," ujar Tommy.
Hal serupa diungkapkan Mak Yah, pemilik warung kopi dan snack depan museum. "Kalau sama orang dewasa, kera liar itu takut dan kabur. Saya khawatir kera itu menyerang anak kecil," ujarnya.
Begitu kera itu bersembunyi di celah atap Gedung Kesenian, petugas Damkar kesulitan untuk menangkapnya. "Dipancing" dengan buah pisang, kera itu tidak juga keluar.
"Seandainya boleh ditembak pakai senapan berburu tentu sudah dari tadi kena tembak," ujar Tommy.
Belum diketahui dari mana kera liar itu berasal. Fenomena munculnya kera liar itu bukan kali pertama terjadi di Probolinggo.
Sebelumnya muncul kera liar, juga di Jalan Suroyo tepatnya di dekat Gedung DPRD Kota Probolinggo.
Kera liar juga pernah muncul di rumpun bambu di Kelurahan Kedungasem, Kota Probolinggo. Tetapi kera yang sempat menggigit bayi itu akhirnya mati ditembak warga.