Ketua Umum LDII: Kurban Miliki Efek Berganda, Momentum Cegah Stunting
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan bahwa ibadah kurban memiliki efek berganda yang sangat penting, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Menurutnya, kurban bukan hanya wujud ketakwaan kepada Allah, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kekuatan sosial dan kepedulian antarsesama.
“Kurban menjadi ladang pahala dan sarana berbagi. Warga bisa memberi tanpa pamrih dan yang menerima pun ikhlas. Ini membangun kekuatan sosial yang luar biasa,” ujar KH Chriswanto kepada Ngopibareng.id, Senin 26 Mei 2025.
Kurban dan Pencegahan Stunting
Selain nilai spiritual dan sosial, KH Chriswanto yang merupakan alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, menyebut pembagian daging kurban juga berkontribusi terhadap peningkatan asupan gizi masyarakat, terutama dalam mendukung program pencegahan stunting yang sedang digencarkan pemerintah.
“Idul Adha bisa menjadi momentum strategis untuk mencegah stunting. Jika daging kurban dibagikan secara merata, maka masyarakat bisa mendapatkan tambahan protein hewani yang berguna bagi pertumbuhan anak,” jelasnya.
Kurban LDII Naik Setiap Tahun
Menurut data yang disampaikan Ketua Bidang Humas DPP LDII, Rulli Kuswahyudi, jumlah hewan kurban yang dipotong oleh warga LDII terus meningkat setiap tahunnya:
Tahun 2023: 42.646 ekor
Tahun 2024: 47.371 ekor
Tahun 2025 (target): 50.460 ekor atau lebih
Peningkatan ini menunjukkan antusiasme warga LDII dalam menunaikan ibadah kurban dan komitmen mereka dalam menyebarkan manfaat kurban secara luas ke seluruh masyarakat.
Tabungan Kurban Lewat Majelis Taklim
KH Chriswanto juga mengapresiasi semangat warga LDII yang mempersiapkan kurban jauh hari sebelum Hari Raya Idul Adha. Mereka rutin menabung melalui sistem yang dikelola khusus di majelis taklim masing-masing.
“LDII memiliki kekuatan konsolidasi berbasis majelis taklim. Melalui pengajian rutin 3–4 kali seminggu, warga bisa mengisi tabungan kurban secara terstruktur. Maka ketika Idul Adha tiba, mereka sudah siap berkurban,” tambahnya.
KH Chriswanto mengajak seluruh umat Islam, khususnya warga LDII, untuk terus meningkatkan semangat berkurban. Selain sebagai ibadah, kurban juga memberi kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan, gizi masyarakat, dan keharmonisan sosial.