Polwan dan Kowad Kunjungi Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo Sambut Hari Kartini 2025
Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2025, Polisi Wanita (Polwan) Polres Situbondo bersama Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Kodim 0823 Situbondo menggelar kunjungan inspiratif ke Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Jumat, 18 April 2025.
Kegiatan bertema "Meneladani Semangat Kartini, Menjadi Perempuan Hebat Masa Depan" ini dipimpin oleh Wakapolres Situbondo, Kompol Indah Citra Fitriani. Turut mendampingi Mayor CKE Saimah dari Kanminvetcad V/21 Situbondo, Kapolsek Arjasa AKP Kusmiani, serta sejumlah anggota Polwan dan Kowad lainnya.
Sambutan Hangat di Ponpes Terbesar di Situbondo
Kunjungan mendadak ini disambut antusias oleh para santriwati dan pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah, yang dikenal sebagai pondok pesantren terbesar di Situbondo. Kehadiran para srikandi TNI-Polri ini disambut dengan penuh semangat oleh para santriwati.
Kompol Indah Citra dalam sambutannya mengajak para santriwati untuk terus semangat belajar dan percaya diri dalam meraih masa depan. “Jadilah generasi perempuan hebat yang tak hanya cerdas dalam ilmu agama, tapi juga siap berkontribusi bagi bangsa, seperti semangat Ibu Kartini,” ujarnya.
Kegiatan Penuh Inspirasi dan Motivasi
Selama kunjungan, para Polwan dan Kowad memberikan motivasi, tausiyah singkat, sesi tanya jawab, serta membagikan bingkisan kepada para santriwati. Tujuannya untuk menanamkan semangat juang, cinta tanah air, dan rasa percaya diri sebagai perempuan muda Indonesia.
Kompol Indah Citra menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi TNI-Polri dalam pembinaan generasi muda, khususnya perempuan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap para santriwati bisa menjadi pemimpin dan inspirasi masa depan bangsa,” jelasnya.
Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional KHR As’ad Syamsul Arifin
Sebagai penutup, rombongan melakukan ziarah ke makam KHR As’ad Syamsul Arifin, pendiri Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo yang juga dikenal sebagai Pahlawan Nasional dan tokoh penting dalam pendirian Nahdlatul Ulama (NU) pada tahun 1926.