Pramuka Jatim Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur bertekad untuk memberi dampak bagi masyarakat dalam penguatan ketahanan pangan. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Kwarda Jatim, M. Arum Sabil, usai menggelar Rapat Paripurna (Pleno) Kwarda Pramuka Jatim, di Gedung BPSDM Jatim, Surabaya.
Ia mengatakan, sesuai keinginan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pramuka siap mengambil peran membantu Pemprov Jatim tidak hanya disektor kepemudaan namun sektor lainnya.
"Pramuka produktif itu mengarah kepada urusan masalah pangan, tapi bukan hanya masalah pangan yang kita akan persiapkan. Pertanian, perkebunan, peternakan yang terintegrasi itu tentu nanti juga mengarah kepada energi baru terbarukan. Sehingga pertanian yang zero waste bisa terwujud," kata Arum, Kamis, 8 Januari 2026.
Dalam kepengurusan yang baru periode ini, diisi oleh orang-orang berkompeten di bidangnya. Termasuk, Arumi Bachsin untuk menggerakkan pemuda-pemuda di Jatim.
"Kami akan menggerakkan Pramuka produktif di sektor pertanian, perkebunan peternakan, dan tentu dengan kegiatan-kegiatan yang membuat adik-adik nyaman happy bahagia, dan tentu bisa berkelanjutan," tuturnya.
Namun, Arum menjelaskan, Pramuka menjadi wadah belajar bagi para pemuda untuk belajar. Sehingga, dapat muncul ide gagasan baru pengembangan pertanian, perkebunan dan peternakan.
Sementara itu, Arumi Bachsin, menambahkan, saat ini populasi anak usia muda mendominasi. Dengan adanya peluang-peluang baru ini diharapkan dapat membuat para pemuda memiliki kemampuan yang bermanfaat di masa depan.
"Jadi, usia-usia produktif ini luar biasa. Tapi mereka juga di satu sisi perlu pembekalan. Kita bersyukur tadi Bu Gubernur juga memberitahukan peta Jawa Timur di mana bukan hanya bisa untuk pembekalan, tapi juga langsung praktek gitu ya. Silahkan mau mengambil di bidang apa, mau di bidang sektor pertanian, perkebunan, dan seterusnya. Ini menjadi pembekalan yang luar biasa buat anak-anak," kata Arumi.
Advertisement