Pesan Sulthanul Aulia tentang Harta, Keutamaan Berdoa pada Sepertiga Malam
Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, dikenal sebagai tokoh pendiri Tarekat Qadiriyah dengan sebutan Sulthanul Aulia. Fatwa dan pesan-pesannya tentang jalan mendekatkan diri pada Allah Subhanahu wa taala (SWT) menjadi perhatian khusus bagi umat Islam. Khususnya, pengamal Tarekat dan pencari jalan keteduhan hati dalam dimensi kerohanian Islam yang terdalam.
Syaikh Abdul-Qadir Al-Jailani mengatakan :
" Jika Allah SWT. telah memberikan harta benda kepadamu, kemudian kau sibuk dengannya dan melupakan taat kepada Allah SWT, maka Allah SWT. akan membuat penghalang antara kau dan Dia dengan harta benda tersebut di dunia dan akhirat.
Boleh jadi, Allah SWT. akan mencabut harta benda itu darimu, mengubah nasibmu, dan membuatmu menjadi miskin karena kau telah disibukkan dengan nikmat harta benda dan melupakan Dzat Yang Memberikan Nikmat.
Tetapi, jika kau sibuk dengan ketaatan kepada-Nya dan melupakan harta benda itu, Allah SWT. akan menjadikannya sebagai pemberian (mauhibah), dan tidak akan mengurangi sedikit pun harta itu.
Harta itu akan menjadi pelayanmu dan kau akan menjadi pelayan Tuhanmu. Akhirnya, kau hidup di dunia ini dalam keadaan berkecukupan dan dimanjakan oleh kebutuhan yang terpenuhi. Dan di akhirat dalam keadaan diberikan kemuliaan dan diberikan kebaikan di Surga Ma’wa bersama shiddiqin, syuhada, dan orang-orang shalih. "
( Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam kitab Futuhul-Ghayb )
KEISTIMEWAAN BERDOA DI SEPERTIGA MALAM
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا مَضٰى شَطْرُ اللَّيْلِ أَوْ ثُلُثَاهُ يَنْزِلُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالٰى إِلٰى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُوْلُ هَلْ مِنْ سَائِلٍ يُعْطٰى هَلْ مِنْ دَاعٍ يُسْتَجَابُ لَهُ هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ يُغْفَرُ لَهُ حَتّٰى يَنْفَجِرَ الصُّبْحُ
Dari Abu Hurairah ia berkata ; Rasulullah SAW. bersabda :
" Jika pertengahan malam atau sepertiga malam telah berlalu, Allah Tabaraka wa Ta'ala turun ke langit dunia dan berfirman : Adakah orang yang meminta hingga diberi, adakah orang yang berdoa hingga dikabulkan, dan adakah orang yang memohon ampun hingga dosanya diampuni. Demikian itu terjadi hingga waktu Shubuh datang. "
( H. R. Muslim no .1810 )
Semoga kita dan seluruh keluarga kita selalu bertakwa kepada Allah, selalu giat ikhlas beramal ibadah, selalu mendapat ridho dari Allah.
Aamiin....!!!
Semoga Bermanfaat.