Peristirahatan Akhir Istri Wiranto di Astana Wukir Sirna Raga
Suasana duka meliputi keluarga besar Wiranti setelah kepergian istri Wiranto Rugaiya Usman, pada Minggu 16 November 2025. Jenazah dimakamkan di kompleks makam keluarga yang dikenal sebagai Astana Wukir Sirna Raga di Kelurahan Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Kejadian dan Prosesi
Rugaiya Usman dinyatakan meninggal dunia di Bandung pada pukul 15.55 WIB. Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah duka di Bambu Apus, Jakarta Timur, sebelum pada pagi hari Senin 17 November 2025 diterbangkan ke Solo melalui Bandara Adi Soemarmo. Dari Solo, jenazah langsung menuju Astana Wukir Sirna Raga untuk pemakaman.
Dalam suasana haru, Wiranto mengungkapkan bahwa sehari sebelum berpulang, pasangan tersebut baru saja merayakan ulang tahun pernikahan emas. “Baru kemarin kita merayakan ulang tahun perkawinan emas. Namun tentu kehendak Ilahi tidak bisa kita tolak,” ujarnya.
Tentang Astana Wukir Sirna Raga
Kompleks makam ini memang menjadi tempat peristirahatan bagi keluarga besar Wiranto. Juru kunci makam, Suhud Purwadi, menyebut bahwa lokasi tersebut memang milik keluarga besar dan sudah digunakan untuk pemakaman beberapa anggota keluarga sebelumnya.
Berdasarkan keterangan, area tersebut memiliki luas sekitar 6 hektare, namun hingga saat ini baru sekitar 1 hektare yang tertata dan digunakan secara intensif sebagai area pemakaman.
Menjelang pemakaman, dilakukan pula ritual adat “bedah bumi” di kompleks makam sebagai bagian dari prosesi persiapan pemakaman.
Apa Makna Astana Wukir Sirna Raga? Apa
Astana → tempat, kediaman, atau makam (dalam konteks Jawa sering berarti kompleks makam bangsawan atau keluarga).
Wukir → bukit / gunung kecil.
Sirna → hilang / lenyap.
Raga → jasad / tubuh.
Makna Keseluruhan
Secara bebas, Astana Wukir Sirna Raga dapat dimaknai sebagai:
“Tempat peristirahatan di bukit tempat raga (tubuh) kembali sirna” atau Makam di bukit tempat jasad melebur.”
Nama ini sarat dengan filosofi Jawa tentang kematian: tubuh kembali ke tanah dan roh kembali kepada Sang Pencipta.