Perdana, Pertamina Layani Pengisian Avtur di Bandara Notohadinegoro Jember
PT Pertamina Patra Niaga untuk pertama kalinya melayani pengisian bahan bakar pesawat jenis avtur di Bandara Notohadinegoro Jember, Kamis, 15 Januari 2026. Layanan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kelancaran penerbangan serta meningkatkan konektivitas udara Jember dengan sejumlah kota besar di Indonesia.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan, pengisian avtur di Bandara Notohadinegoro merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Jember untuk memperkuat akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami tidak berhenti berikhtiar untuk terus memajukan Kabupaten Jember, termasuk bagaimana menyambungkan Jember dengan pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia, yaitu Jakarta dan Bali,” katanya.
Ia menjelaskan, sebelum adanya layanan ini, pesawat yang melayani rute Jember harus mengisi bahan bakar di daerah lain.
“Kalau sebelumnya habis bahan bakar harus mengisi di Bali atau Halim Jakarta, hari ini sudah bisa langsung mengisi avtur di Bandara Jember,” ujarnya.
Fawait menambahkan, tersedianya pengisian avtur di Jember berdampak pada efisiensi biaya operasional maskapai dan berpengaruh terhadap harga tiket. Harga tiket Jember–Jakarta yang sempat di angka Rp2 jutaan, sekarang sudah bisa di bawah Rp2 juta, mulai Rp1,4 juta sampai Rp1,5 juta.
Menurutnya, realisasi layanan avtur di Bandara Notohadinegoro juga berlangsung relatif cepat. Di tempat lain prosesnya bisa berbulan-bulan, tapi di Jember tidak sampai dua minggu.
“Ini berkat kolaborasi semua pihak,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Alimudin Baso, menegaskan, penyediaan layanan avtur di Jember merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami selaku badan usaha milik negara sangat men-support kolaborasi ini. Pengisian avtur di Bandara Jember diharapkan mampu mendorong pengembangan pariwisata, industri, dan bisnis di daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Pertamina di Bandara Notohadinegoro diharapkan memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.
“Melayani pemerintah daerah dan badan usaha merupakan tugas utama PT Pertamina Patra Niaga,” katanya.
Dukungan terhadap layanan avtur ini juga disampaikan anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian. Ia menyebut penguatan transportasi udara di Jember merupakan bagian dari amanah Presiden Prabowo Subianto.
“Ini adalah amanah Presiden agar Jember sebagai salah satu kabupaten yang diharapkan kemajuannya bisa diwujudkan secara bertahap,” katanya.
Menurutnya, transportasi udara yang lebih efisien akan memudahkan masyarakat Jember terhubung dengan pusat perekonomian nasional.
“Dengan biaya transportasi yang lebih murah dan terjangkau, masyarakat Jember akan lebih mudah terkoneksi dengan Jakarta dan kota-kota lainnya,” ujarnya.
Kawendra juga berharap, ke depan Bandara Notohadinegoro mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat, termasuk pengembangan infrastruktur bandara.
“Jika bandara semakin optimal, pertumbuhan ekonomi Jember akan jauh lebih baik,” pungkasnya.