Pemkab Jember Dorong Pedagang Pasar Tradisional Melek Digital
Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait terus berinovasi untuk memajukan ekonomi rakyat, khususnya pedagang pasar tradisional. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Pemkab Jember menggelar pelatihan digital bertajuk Digitalisasi dan Pemasaran Online bagi para pedagang pasar.
Kegiatan pelatihan kali ini dipusatkan di Kantor Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, pada Kamis, 23 Oktober 2025. Pelatihan diikuti puluhan pedagang dari Pasar Mangli dan Pasar Bungur.ย
Kepala Disperindag Jember, Muhammad Zamroni, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah agar pedagang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Zamroni berharap melalui pelatihan digital, para pedagang pasar bisa berjualan offline sekaligus onlineย
Pelatihan digital bagi para pedagang pasar dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan. Dalam pelatihan ini, pedagang mempelajari tentang cara berjualan secara online, termasuk cara membuat toko online, cara mempromosikan produk secara online, cara mengelola transaksi online, dan cara meningkatkan penjualan secara online.
โKita harapkan para pedagang dengan pelatihan digitalisasi ini bisa berjualan tidak hanya lewat offline, tapi juga online. Kemarin merupakan pelatihan ke-12 yang sudah kita laksanakan,โ katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber dihadirkan untuk memberikan pemahaman praktis. Dari pihak BRI, peserta diberikan edukasi mengenai penggunaan teknologi pembayaran non-tunai melalui sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Sementara itu, Dino El Hasyem, seorang fotografer dan konten kreator membagikan teknik membuat konten promosi yang menarik. Dino menekankan pentingnya pencahayaan, kebersihan kamera, hingga sudut pengambilan gambar agar produk terlihat lebih menarik.
โPerhatikan pencahayaan waktu pengambilan gambar. Pastikan kamera bersih dan produk tertata dengan baik. Jangan lupa tambahkan testimoni dalam konten agar lebih meyakinkan calon pembeli,โ jelasnya.
Sementara itu, Lurah Sempusari, Husein Satria Mahardhika menyampaikan antusiasme para pedagang dalam pelatihan itu terlihat tinggi. Banyak dari mereka aktif bertanya, mulai dari cara menggunakan QRIS hingga strategi membuat konten video produk.
Karena itu, Husein mengapresiasi langkah Disperindag Jember. Husein menyebut pelatihan ini menjadi bukti keseriusan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam meningkatkan daya saing pedagang pasar tradisional.
โPelatihan digital seperti ini sangat bermanfaat. Pedagang pasar harus melek digital agar bisa bersaing. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,โ katanya.
Husein menambahkan, perhatian Bupati Gus Fawait terhadap pedagang tradisional tidak berhenti pada pembinaan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas melalui pelatihan berkelanjutan.ย
โBupati benar-benar memikirkan nasib pedagang agar mereka bisa naik kelas,โ pungkasnya,โ pungkasnya.
Advertisement