Pembuang Bayi di Probolinggo Masih Misterius, Polisi Periksa CCTV dan Saksi
Polres Probolinggo belum berhasil mengungkap penemuan bayi di teras rumah Abdul Karim, 31 tahun. warga Jalan Durian, Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
Sudah lima hari sejak ditemukan, bayi perempuan mungil tersebut belum diketahui siapa orang tuanya. Atau setidaknya siapa pembuang bati tersebut.
Untuk itu, polisi bekerja keras dan fokus melakukan penyelidikan. Di antaranya memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi
Setidaknya Satreskrim Polres Probolinggo Kota sudah memeriksa tiga orang saksi. Termasuk Abdul Karim, pemilik rumah tempat bayi ditemukan.
“Dari tiga saksi yang kami periksa, salah satunya, Abdul Karim. Ia orang pertama kali yang menemukan bayi tersebut di teras rumahnya, ” ungkap Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zaenal Arifin, Rabu, 6 Agustus 2025.
Selain itu, polisi juga mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi bayi ditemukan. Guna menelusuri kemungkinan adanya kamera pengawas lain yang diharapkan bisa mengungkap identitas pelaku.
Sementara itu, bayi yang ditemukan dalam kondisi sehat dan berpakaian lengkap itu dirawat di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al Umah di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok.
Lembaga ini berada di bawah binaan Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA) Kota Probolinggo. Kondisi bayi yang diperkirakan berusia tiga bulan itu dilaporkan sehat.
Diberitakan ngopibareng.id sebelumnya, bayi perempuan ditemukan tergeletak di teras rumah Abdul Karim, Jalan Durian, Kota Probolinggo, Sabtu, 2 Agustus 2026, dini hari.
Saat ditemukan, di dekat bayi i terdapat secarik kertas bertuliskan, "Tolong titip anak saya sementara, Devina Aulia Azahra"