Pelatih Myanmar: Indonesia Top, Harusnya di Final
Kuala Lumpur : Entah pujian tulus atau hanya merontokan mental Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22, Myanmar justru mengumbar pujian jelang laga perebutan medali perunggu, Selasa (29/8).Β
Pelatih Myanmar Gerd Zeise mengatakan Timnas Indonesia yang akan menjadi lawan Myanmar sebenarnya tak pantas berada diperebutan posisi ketiga, "Mereka adalah tim top, dan normalnya, mereka berada di final, bukan berhenti Β di semifinal saja, β ujar pelatih yang membawa Myanmar lolos ke Piala Dunia U-20 2015 itu.
Pelatih asal Jerman ini Β memuji permainan Indonesia selama SEA Games 2017. "Kehadiran Luis Milla membuat permainan Evan Dimas dan kawan-kawan menjadi lebih berwarna, " ujarnya.Β
Jika menilik rekor pertemuan sebelumnya, Indonesia dan Myanmar sudah dua kali bertemu di ajang SEA Games. Skuat Garuda Muda menang 1-0 di ajang SEA Games 2013. Dua tahun kemudian, giliran Myanmar yang mengalahkan Indonesia dengan skor 4-2.
Pada laga uji coba sebelum SEA Games 2017, Timnas Myanmar U-22 secara mengejutkan juga mengalahkan Timnas Indonesia U-22 dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa.Β
Ucapan pelatih Myanmar tak boleh membuat Timnas Indonesia lengah. Meski hanya perebutan medali perunggu, minimal bisa menjadi obat pelipur lara masyarkat Indonesia setelah dikalahkan Malaysia, 0-1 di babak semifinal. tom
Advertisement