Papan Reklame Roboh di Jalan Tidar Surabaya Saat Hujan Deras dan Angin Kencang
Sebuah papan reklame berukuran besar dilaporkan roboh di Jalan Tidar, Kota Surabaya, pada Selasa 3 Februari 2026 sore. Peristiwa ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut sekitar pukul 16.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski sejumlah material sempat berjatuhan dan menimpa area sekitar.
Salah satu warga bernama Guyung yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian menceritakan, suasana saat itu memang sudah terasa tidak biasa. Angin bertiup cukup keras dan terdengar suara gemuruh dari arah luar bangunan tempat ia bekerja.
Menurutnya, suara rangka reklame yang bergetar cukup keras membuat dirinya dan rekan-rekannya langsung waspada. Mereka memilih masuk ke dalam ruangan untuk menghindari risiko tertimpa material. Langkah itu diambil sebagai tindakan antisipasi karena kondisi cuaca memang sedang buruk.
“Sekitar jam 4, hujan sama angin kencang. Saya dan teman-teman langsung masuk karena takut kejatuhan,” ujarnya.
Papan reklame tersebut tidak sampai ambruk sepenuhnya ke badan jalan. Saat ini posisinya dilaporkan masih menggantung di struktur penyangga. Kondisi itu justru membuat warga sekitar semakin berhati-hati karena dikhawatirkan bisa jatuh sewaktu-waktu jika angin kembali bertiup kencang.
Sejumlah material seperti potongan besi kecil dan lembaran acrylic terlepas lalu beterbangan. Beberapa di antaranya jatuh ke bangunan di sekitar lokasi. Bahkan ada sepeda motor yang terkena timpa serpihan material. Salah satu bagian yang terlempar juga dilaporkan menyebabkan atap bangunan di dekatnya mengalami kebocoran.
Warga sekitar berinisiatif melakukan pengamanan awal dengan menutup sementara akses di sekitar titik reklame roboh. Tujuannya agar tidak ada pengendara atau pejalan kaki yang melintas tepat di bawah struktur yang masih menggantung.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya sempat datang ke lokasi dengan satu unit kendaraan. Namun sementara ini petugas baru melakukan pemasangan garis pembatas agar area tersebut tidak dilalui warga. Setelah itu, petugas meninggalkan lokasi untuk penanganan lanjutan oleh pihak terkait.
Kejadian ini jadi pengingat pentingnya pengecekan rutin konstruksi papan reklame, apalagi saat musim hujan dengan potensi angin kencang. Struktur tinggi di tepi jalan perlu dipastikan aman agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun bangunan di sekitarnya.