Mutasi Pejabat Eselon II Pemprov Jatim, Khofifah Ingatkan Kehati-Hatian
Jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berubah. Perubahan itu ditandai dengan prosesi pelantikan yang dipimpin Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawans, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat 30 Januari 2026.
Sejumlah jabatan yang terjadi mutasi antara lain Kepala BPKAD Jatim dijabat oleh M Yasin yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda Jatim kemudian Nurcholis yang sebelumnya Plt kini didefinitifkan sebagai Kepala DLH Jatim, Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim dijabat Dydik Rudy yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perkebunan Jatim.
Selanjutnya, Imam Hidayat digeser dari jabatan Kepala Biro Kesra Setdaprov Jatim menjadi Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim, kemudian Sufi Agustini yang sebelumnya Kepala Bakorwil Pamekasan digeser sebagai Kepala DPPPAK Jatim, lalu Tri Wahyu Liswati sebelumnya Kepala DPPPAK Jatim kini menjabat Kepala Bakorwil Bojonegoro, terakhir Agung Subagyo sebelumnya Kepala Bakorwil Bojonegoro digeser menjadi Kepala Biro Kesra Setdaprov Jatim.
Dalam pelantikan ini, Khofifah menyampaikan bahwa rotasi dan promosi ini merupakan hal biasa untuk melakukan penyegaran organisasi Pemprov Jatim.
Pasca pelantikan ini, ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk selalu menjaga aspek kehati-hatian menjalankan program.
"Betapa banyak harus melakukan penyesuaian dari bebagai hal harus hati-hati melaksanakan program mana pokok dan mana penunjang. Kehati-hatiannya sama, beri layanan terbaik di semua sektor," tutur Khofifah.
Paling penting lagi, Khofifah meminta para pejabat baru untuk mendukung program utama pemerintah di sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. "Sama pentingnya, sama kuatnya, dan semua sektor, mari bersama sama kita menguatkan komitmen untuk mensukseskan tiga program pokok ini," pungkasnya.
Advertisement