Tabrak Truk Parkir Pelajar Bermotor di Situbondo Tewas
Nasib nahas menimpa BN, 15 tahun, pelajar asal Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar, Situbondo. Ia meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bodi belakang truk parkir di pinggir jalan Jalur Pantura Situbondo.
Tepat kejadiannya, Kecelakaan di Jalur di Jalan Raya Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar, Senin 27 Oktober 2025, petang.. Bersamaan itu ada korban lain, yakni, JH, 13 tahun, hanya mengalami luka memar bagian belakang kepala.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, menerangkan, kecelakaan berawal truk nopol DK 8319 JK dikemudikan IMS, 54 tahun, warga Jembrana, Bali melaju di Jalur Pantura Situbondo dari arah barat menuju timur.
Bersamaan itu, motor Honda Beat nopol DK 3421:AEC dikendarai BN dan JH melaju searah berada di belakang truk. Begitu tiba di lokasitruk menepi parkir di pinggir jalan.
‘Saat itu, pengendara motor BN dan JH tidak menyadari sehingga menabrak bodi belakang atau bokong truk," terang Ipda Hariyanto, Selasa 28 Oktober 2025 pagi.
Akibatnya, dua pelajar BN dan JH terlempar dan terkapar di aspal jalan raya. BN mengalami luka serius robek di dahi dan paha kanan, sera patah tulang kedua tangan dan JH luka memar bagian belakang kepala.
"Kedua korban mendapat pertolongan dan langsung dibawa ke rumah sakit. Namun, BN meninggal dunia dalam perjalanan,” imbuh perwira satu balok kuning di pundak itu.
Anggota Satlantas Polres Situbondo, segera turun lapangan untuk menurut Ipda Hariyanto, telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Dugaan sementara penyebab kecelakaan, karena pengendara motor yang melaju kencang tidak memperhatikan kondisi truk di depannya," ungkapnya