Mobil Dinas Kominfo Terjun ke Jurang Usai Longsor di GOR Kaliwates Jember
Sebuah mobil dinas milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember terjun ke jurang sedalam sekitar 25 meter setelah tanah longsor terjadi di area belakang Gedung Olahraga (GOR) Kaliwates, Rabu, 21 Januari 2026. Longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Jember sejak sore hari.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Longsoran tanah menyebabkan tembok pagar belakang GOR Kaliwates ambrol sepanjang kurang lebih 22 meter dan menyeret satu unit mobil Toyota Innova dengan nomor polisi P 1273 GP.
“Akibat longsor tersebut, tembok pagar ambrol dan satu unit mobil Innova milik Dinas Kominfo Kabupaten Jember jatuh terbawa longsoran tanah,” katanya, Rabu, 21 Januari 2026 malam.
Menurut Edy, longsor dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi. Selain itu, kondisi tanah di lokasi kejadian merupakan tanah urukan yang sudah lama dan tidak dilengkapi dengan dinding penahan, sehingga menjadi labil saat diguyur hujan deras.
“Faktor utama memang hujan dengan intensitas sedang sampai lebat. Ditambah lagi kondisi tanah di lokasi merupakan tanah urukan dan tidak ada penahan dinding di area tembok pagar, sehingga mudah ambrol,” jelasnya.
BPBD Kabupaten Jember menerima laporan kejadian tersebut pada Rabu sore sekitar pukul 17.50 WIB. Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat.
“Kami langsung melakukan koordinasi lintas sektor, asesmen lapangan, serta penanganan evakuasi kendaraan yang jatuh terseret longsor,” ujarnya.
Proses evakuasi mobil yang terperosok ke jurang dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, TNI-Polri, Dinas Perhubungan, hingga relawan. Untuk mencegah longsor susulan, petugas juga memasang terpal di area rawan.
“Kami pasang tiga terpal di lokasi longsoran sebagai langkah sementara untuk mengurangi potensi longsor susulan,” tambahnya.
Edy memastikan, proses penanganan di lokasi kejadian selesai sekitar pukul 21.00 WIB. Mobil dinas milik Diskominfo Kabupaten Jember juga berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban jiwa. “Alhamdulillah tidak ada korban dalam kejadian ini. Mobil sudah berhasil dievakuasi, namun kondisi lokasi masih berpotensi terjadi longsor susulan,” tegasnya.
BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi longsor, terlebih saat hujan deras,” kata Edy.
Selain itu, BPBD juga merekomendasikan agar dilakukan penanganan lanjutan pasca-longsor dengan melibatkan instansi teknis terkait.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk penanganan lanjutan pasca kejadian, termasuk perbaikan struktur dan pengamanan area agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.