Menag Nasaruddin Umar bertemu Menkeu Keuangan Purbaya Sadewa, Apa yang Dibahas?
Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu dengan Menteri Keuangan ( Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan mereka membahas penguatan sinergi pengelolaan ekonomi syariah. Pertemuan tersebut menitikberatkan pada optimalisasi dana umat agar dapat berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Sebagian dana umat yang selama ini belum aktif dan belum aktual perlu kita aktualkan agar dapat berkontribusi bagi kesejahteraan bangsa Indonesia,” ujar Nasaruddin Umar, di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Kamis 15 Janusri 2026.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa potensi ekonomi umat di Indonesia sangat besar, namun hingga kini masih banyak dana umat—seperti zakat, wakaf, infak, dan sedekah—yang belum dikelola secara optimal.
Menurutnya, diperlukan langkah konkrit untuk mengaktifkan dan mengaktualkan dana-dana tersebut agar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan umat.
Ke depan, lanjut Menag, masjid diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ekonomi umat. Pengelolaan dana zakat, wakaf, infak, dan sedekah harus dilakukan sesuai prinsip syariah, transparan, serta berada dalam pengawasan yang ketat.
“Dana umat harus dikelola secara profesional dan diawasi dengan baik. Targetnya jelas, untuk membantu umat, bukan memperkaya segelintir orang,” tegasnya.
Selain itu, Kementerian Agama saat ini tengah mengumpulkan dan mengkaji data Badan Pusat Statistik (BPS) guna memetakan potensi ekonomi umat secara lebih komprehensif. Data tersebut akan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pengelolaan dana umat yang lebih terarah dan berdampak luas.