Rekening Masyarakat yang Diblokir PPATK Sudah Dibuka Kembali
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membuka semua rekening masyarakat yang diblokir menyusul banyaknya protes dari pihak yang dirugikan akibat pemblokiran rekening tersebut.
Protes disampaikan antara lain oleh Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Choirul Sholeh Rasyid. Ia meminta PPATK berhati-hati jangan serampangan dalam membuat kebijakan. Pemblokiran rekening menganggur (dormant) masyarakat, akan berdampak pada kepercayaan kepada sistem perbankan nasional.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan rekening yang diblokir sejak Juli 2025, termasuk milik Ustaz Das'ad Latif sudah dibuka.
"Rekening yang kami blokir sejak 2025 sudah kami buka semua, termasuk milik Ustaz Das'ad Latif," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, 9 Agustus 2025.
PPATK tidak menjelaskan spesifik mengapa rekening terkait pembangunan masjid juga kena blokir. Ivan hanya menegaskan langkah pemblokiran rekening dormant justru untuk melindungi dan memproteksi nasabah dari potensi penyimpangan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.
"Saat ini, semua [pemblokiran rekening] sudah ditangani oleh bank masing-masing langsung. Dari kami [PPATK] sudah selesai sejak Juli 2025 lalu," ujar Ivan.
"Insya Allah ke depan rekening-rekening tidak aktif akan lebih terlindungi dari jual beli, peretasan, pembobolan, segala penyimpangan dan tindak pidana lainnya oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab," imbuhnya.
Rekening Pembangunan Masjid ikut Diblokir
Salah satu korban pemblokiran rekening oleh PPATAK itu adalah Dai kondang asal Makasar, Ustaz Das'ad Latif. Ia menceritakan rekening miliknya yang sudah lama tidak digunakan (dormant) diblokir oleh PPATK. Padahal rekening itu merupakan tabungan untuk membiayai pembangunan masjid.
"Saya berencana membayar besi, semen untuk pembangunan masjid saya. Jadi saya datang lah mengambil uang yang saya taruh di bank pemerintah," katanya lewat akun instagram @dasadlatif1212, Jumat, 8 Agustus 2025.
"Setelah saya tiba, ternyata rekening saya diblokir karena tidak aktif selama tiga bulan," tutur Ustadz.
"Alhamdulillah sekarang rekening saya sudah aktif kembali," kata Ustaz Das'ad Latif ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat Sabtu 9 Agustus 2025 petang.