Kodam V/Brawijaya Berangkatkan Kontingen Gulbencal Terakhir Ke Aceh
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin memberangkatkan rombongan terakhir Kontingen Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) menuju Aceh.
Sebanyak 108 prajurit Yonzipur 5/ABW Kodam V/Brawijaya lengkap dengan alat berat Zeni dan perlengkapan pendukung tugas dilepas dari Dermaga Ujung, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya Senin 22 Desember 2025,
Rombongan diberangkatkan menggunakan KRI Teluk Banten, dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Lhokseumawe pada 1 Januari 2026.
Keberangkatan ini menandai tuntasnya pengerahan kekuatan Satgas Gulbencal dari wilayah Jawa Timur untuk mendukung penanganan bencana alam banjir bandang dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara.
Yonzipur 5/ABW di bawah komando Letkol Czi Wahyu Wuhono Widhi Nugroho, tergabung dalam Subsatgas Zeni (SSY Zeni) yang diperbantukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Satgas ini mengemban tugas utama pembukaan akses, pemulihan infrastruktur darurat, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
Empat hari sebelumnya, 200 personel Yonzipur 5/ABW telah lebih dahulu diberangkatkan ke Aceh Utara melalui jalur udara menggunakan pesawat Hercules TNI AU.
Saat ini, pasukan telah melaksanakan tugas di wilayah Langkahan dan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, yang merupakan daerah dengan dampak banjir cukup signifikan.
Pengerahan bertahap personel dan peralatan tersebut mencerminkan kesiapsiagaan Kodam V/Brawijaya dalam mendukung operasi kemanusiaan secara terukur dan berkelanjutan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam penanganan bencana.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin mengingatkan agar tugas mulai ini dilksanakan dengan niat ibadah. "Laksanan tugas ini sebaik baiknya," pesan Pangdam.