Kisah Cinta, Kesetiaan, dan Godaan pada film “Dalam Sujudku”
“Dalam Sujudku” adalah sebuah film drama religi yang hadir di bioskop pada 16 April 2026. Film ini membawa kisah yang dekat dengan banyak keluarga yaitu cinta yang diuji, kesetiaan yang diguncang, dan kekuatan doa.
Berangkat dari kisah nyata, film ini menampilkan dinamika rumah tangga sederhana yang hancur oleh godaan, namun perlahan menemukan cahaya lewat ketabahan iman.
Film produksi Proj3ct 69 Indonesia ini hadir sebagai kolaborasi Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Dengan pendekatan visual yang lembut dan narasi emosional, “Dalam Sujudku” mencoba menempatkan penonton tepat di tengah pergulatan batin dua tokoh utamanya yaitu Aisyah dan Farid.
Sutradara sekaligus penulis skenario, Rico Michael menyebut tema kesetiaan, kekuatan doa pengalaman spiritual dan emosional akan menyentuh penonton secara personal. Cerita film, lanjut Rico berangkat dari pengalaman nyata dekat dirinya. Film Dalam Sujudku terinspirasi dari kisah nyata temannya yang berasal dari Singapura. .
Meski mengambil inspirasi dari kisah nyata, Rico menjelaskan bahwa ia tetap memerlukan ruang kreativitas untuk memperkuat unsur dramatik. “Ini adaptasi, bukan based on a true story, tapi tetap ada penambahan kreatif supaya lebih dramatis jadi penonton lebih merasakan,” katanya. Selain itu film ini juga menggambarkan pengorbanan seorang istri ketika menghadapi perselingkuhan suaminya.
Sinopsis
Film ini dibintangi oleh Marcell Darwin sebagai Farid dan Vinessa Inez sebagai Aisyah. Keduanya memerankan pasangan suami-istri yang awalnya hidup harmonis meski terpisah jarak, sebelum badai datang dalam bentuk perselingkuhan Farid dengan seorang perempuan bernama Rina, diperankan oleh Naura Hakim. Hadir pula Riyuka Bunga, Dennis Adhiswara, dan Chika Waode sebagai bagian dari cerita yang memperkuat konflik dan pesan moral film.
“Dalam Sujudku” membawa penonton masuk ke perjalanan batin Aisyah, seorang istri yang taat dan menjalankan hubungan jarak jauh dengan penuh cinta. Ketika ia mengetahui kenyataan pahit tentang Farid, dunia Aisyah runtuh. Namun alih-alih menyerah, ia memilih mendekat kepada Tuhan. Dalam sujudnya, Aisyah memohon kekuatan untuk menghadapi ujian terberat hidupnya—sebuah proses panjang menuju pengampunan dan keputusan besar mengenai masa depan keluarganya.
Pada pemutaran terbatas beberapa waktu lalu, sekitar 350 kursi terisi penuh. Penonton memberikan respons emosional, terutama terhadap konflik Farid yang terjebak antara Aisyah dan selingkuhannya, Rina. Sebagian besar penonton sepakat bahwa film ini menyampaikan pesan kuat: keluarga selalu menjadi tempat kembali, dan kesetiaan hanya dapat bertahan bila cinta dijaga dengan kejujuran serta doa.
Dengan cerita yang relevan bagi banyak pasangan dan visual yang hangat, “Dalam Sujudku” diprediksi menjadi salah satu film religi drama paling diperbincangkan setelah Lebaran. Film ini bukan hanya kisah tentang rumah tangga yang diuji, tetapi juga tentang keberanian untuk memaafkan, memperbaiki diri, dan memaknai cinta lewat hubungan dengan Tuhan.
Penulis: Nurul Huda