Kantor SAR Banyuwangi Dapat Perkuatan Armada KN SAR Widura 225
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi mendapatkan tambahan armada berupa KN SAR Widura 225. Tambahan armada ini bagian dari upaya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan respons dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan Indonesia.
KN SAR Widura 225 merupakan Kapal Negara (KN) milik Basarnas kelas II. Kapal ini dirancang khusus untuk mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di laut. Memiliki panjang 40 meter, KN Sar Widura 225 mampu melakukan manuver yang tinggi sehingga bisa merespons cepat berbagai kejadian darurat maupun kecelakaan pelayaran di wilayah Selat Bali, Banyuwangi, serta perairan Tapal Kuda, Jawa Timur.
Kapal ini memiliki kecepatan maksimal mencapai 30 knot dan kecepatan jelajah 20 knot. Selain itu, KN SAR Widura 225 mampu beroperasi secara mandiri hingga 60 jam non-stop dengan daya jelajah mencapai 1.200 nautical mile. Kemampuan tersebut menjadikan kapal ini sangat efektif dalam mendukung operasi SAR pada area pencarian yang luas maupun dalam kondisi cuaca yang menantang.
Dalam mendukung tugas kemanusiaan, KN SAR Widura 225 juga dilengkapi berbagai peralatan SAR modern, sistem navigasi dan komunikasi terkini, serta armada pendukung berupa Rigid Inflatable Boat (RIB) yang dapat digunakan untuk operasi penyelamatan di perairan dangkal maupun sepanjang garis pantai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan, kehadiran KN SAR Widura 225 merupakan bentuk komitmen Basarnas dalam meningkatkan kualitas pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat. Khususnya di wilayah Selat Bali dan kawasan Tapal Kuda yang menjadi wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi.
Dia menyebut, penempatan KN SAR Widura 225 di Banyuwangi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan operasi SAR di wilayah Selat Bali dan perairan sekitarnya. Apalagi wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi memiliki tingkat aktivitas pelayaran cukup tinggi.
'βDengan kemampuan yang dimiliki kapal ini, kami optimistis respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan profesional demi keselamatan masyarakat," jelasnya, Rabu, 10 Juni 2026.
Dia menambahkan, keberadaan KN SAR Widura 225 akan semakin memperkuat sinergi antara Basarnas dengan unsur potensi SAR, TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh pemangku kepentingan maritim dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
βSaat ini KN SAR Widura 225 telah sandar di Pelabuhan Marina Boom Banyuwangi dan siap digerakkan sewaktu-waktu untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR di wilayah perairan Selat Bali, Banyuwangi, serta kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur,β ujarnya.
Advertisement