Kakek Renta di Lamongan Ditemukan Tewas Saat Merumput
Seorang kakek pencari rumput ditemukan tewas di Dusun Tangar, Desa Bedahan, Kecamatan Babat, Lamongan.
Saat ditemukan, posisi tubuh korban tertelungkup di persawahan, membujur barat ke timur. Kejadian ini sempat menggegerkan warga hingga dilaporkan ke polsek.
Polsek Babat secepatnya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Tentu dengan mengajak tim medis untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi mayat.
"Karena saat ditemukan tidak ditemukan identitas, mayat korban langsung dibawa ke RS Karangkembang, Babat," kata Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid. Sabtu 29 November 2025.
Kasihumas Ipda Hamzaid menjelaskan, penemuan mayat pencari rumput ini diketahui Jumat 28 November 2905, sekitar pukul 09.00 WIB.
Kondisi korban masih memegang rumput dan sabit berada di bawah antara kedua kakinya. Di tanggul dekat TKP, petugas juga menemukan sepeda motor milik korban.
"Saat ditemukan dan dilakukan pemeriksaan, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan " tandasnya.
Informasi penemuan mayat ini segera diinformasikan kepada masyarakat. Dan, tidak lama identitasnya terungkap. Belakangan, korban diketahui bernama Mbah Kam, 67 tahun, warga Desa Jradenan, Kecamatan Kedungpring, Lamongan.
Kepala Desa Kradenan dan beberapa kerabat korban datang ke rumah sakit dan meyakinkan kalau korban adalah warga dan keluarganya. Bahkan, mereka menyaksikan proses visum luar oleh dokter rumah sakit.
"Keluarga korban mengetahui kabar penemuan mayat melalui pesan WhatsApp berantai dan langsung mengenali bahwa jenazah tersebut adalah keluarganya," terang Ipda Hamzaid.
Adapun keterangan keluarga, sebelumnnya korban berpamitan kepada istrinya pada pukul 07.30 WIB untuk mencari rumput.
Rencananya, korban juga hendak berangkat ke pondok pesantren di Kediri selepas salat Jumat, untuk menjenguk cucunya yang sedang sakit.
"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk diotopsi. Tentu dengan menandatangani surat pernyataan di atas materai," pungkas Kasihumas Ipda Hamzaid.
Advertisement