Kado HUT RI ke-80, Bandara Jember Layani Rute Jember-Jakarta
Bupati Jember Muhammad Fawait memastikan Bandar Udara (Bandara) Notohadinegoro kembali beroperasi, pada tanggal 17 Agustus 2025. Bandara tersebut akan melayani rute penerbangan Jember-Jakarta PP.
Gus Fawait mengatakan Bandara Notohadinegoro sempat beberapa kali beroperasi dengan rute awal Jember-Surabaya. Bahkan, juga sempat melayani penerbangan rute Jember-Sumenep.
Namun, karena tingkat okupansi yang terus turun, akhir pelayanan penerbangan Jember-Surabaya dan Jember - Sumenep berhenti beroperasi. Pasca penghentian penerbangan itu, Bandara Notohadinegoro kembali tidak aktif.
Atas kondisi tersebut, Gus Fawait kemudian berupaya menghidupkan kembali Bandara yang dibangun pada tahun 2003 itu. Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, akhirnya rute yang memungkinkan adalah penerbangan Jember-Jakarta PP dan Jember - Bali.
Namun, untum tahap awal, Bandara Jember akan beroperasi kembali pada tanggal 17 Agustus 2025 mendatang. Rute awal yang akan dilayani adalah Jember-Jakarta PP.
Gus Fawait menegaskan, rute penerbangan Jember - Jakarta menjadi penerbangan perdana. Karenanya, Jember bersiap mencatat sejarah dengan dibukanya penerbangan langsung dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandara Notohadinegoro Jember, dan sebaliknya.
“Penerbangan Jember - Jakarta PP dijadwalkan mulai beroperasi pada 17 Agustus 2025. Pesawat yang dipakai adalah pesawat jenis ATR,” katanya, Selasa, 12 Agustus 2025.
Lebih jauh Gus Fawait mengatakan dirinya telah mengecek kesiapan bandara telah, termasuk rapat koordinasi bersama pihak terkait. Berdasarkan hasil pengecekan, Bandara Jember dinilai telah matang.
“Setelah kami tadi melihat semua kondisi Bandara Kabupaten Jember dan juga mengadakan rapat di dalam bandara, saya pikir tanggal 17 Agustus kami siap untuk melakukan soft launching penerbangan kembali Jakarta–Jember dan Jember–Jakarta,” tambahnya
Gus Fawait menegaskan, rute Jember-Jakarta PP akan menjadi yang pertama dalam sejarah Jember yang langsung menghubungkan dengan ibu kota negara. Gus Fawait optimis rute penerbangan Jakarta - Jember akan memberi dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Penerbangan Jember - Jakarta PP akan menambah kunjungan wisatawan ke Jember. Selain itu, juga akan berdampak terhadap perkembangan investasi di Kabupaten Jember.
“Mudah-mudahan ini memberi manfaat yang konkret untuk kesejahteraan warga Jember, untuk penurunan kemiskinan dengan cara meningkatkan investasi dan pariwisata,” lanjutnya.
Gus Fawait menambahkan, kado Istimewa di hari kemerdekaan bagi masyarakatnya Jember tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.
“Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah bagi kita semuanya dan saya mohon doa untuk seluruh warga Jember. Niat kita mengaktifkan kembali penerbangan Jember - Jakarta untuk membawa Jember baru, Jember maju,” pungkasnya.