Ini Alasan Ketua dan Wakil Sekretaris DPC Kota Surabaya Dibebastugaskan
DPP PDI Perjuangan resmi menjatuhkan sanksi membebastugaskan Adi Sutarwijono dari jabatan Ketua DPC Kota Surabaya dan Ahmad Hidayat dari jabatan Wakil Sekretaris DPC.
Budi Sulistyono selaku Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim mengatakan, keputusan tersebut hasil evaluasi DPP yang menilai kurang baiknya soliditas di internal DPC Kota Surabaya.
Hal tersebut kemudian berpengaruh terhadap turunnya jumlah perolehan kursi di DPRD Kota Surabaya dari 15 menjadi 11 kursi.
"Yang kedua, soliditas tentang rutinitas. Rutinitas kinerja partai tentang rapatnya, bagaimana dan lain sebagainya. Ternyata memang ada beberapa yang yang kurang ideal ya. Komunikasinya tidak bagus," ujar pria yang akrab disapa Kanang itu saat ditemui di Surabaya, Jumat 2 Mei 2025.
Terkait dengan keuangan sehingga menyeret nama Taru Sasmito selaku bendahara yang mendapat sanksi peringatan. Sebab, yang bersangkutan dinilai kurang jeli. "Ada beberapa prosedurnya kurang bagus," ungkapnya.
Untuk mengisi kekosongan jabatan ketua, Yordan Batara Goa ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Kota Surabaya yang tugasnya memperbaiki roda organisasi yang kurang baik.
Sementara itu, Yordan mengatakan, akan melakukan konsolidasi internal untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi evaluasi dari DPP sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Terkait dengan kekalahan saat Pileg, ia pun menegaskan akan melakukan terobosan baru sehingga tidak terulang pada pileg yang akan datang.
"Jadi semua difungsikan dengan baik, semua dijalankan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Sehingga, kekalahan kita pada saat pemilu yang kemarin saat pileg itu tidak terulang lagi. Bahkan ke depan kita bisa lebih valid dengan target kemenangan dalam Pemilu maupun kesejahteraan rakyat karena ujung dari semuanya ini kan kita ingin rakyat sejahtera," ujar Yordan.