Gempa Dangkal Guncang Lumajang dan Lombok Utara, Tidak Berpotensi Tsunami
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan dua gempa bumi dangkal terjadi di wilayah Lumajang, Jawa Timur, dan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin 6 Oktober 2025. Kedua gempa tersebut memiliki magnitudo kecil dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Gempa pertama terjadi di Lombok Utara dengan kekuatan Magnitudo 2,5 pada pukul 02.48 WIB. Episenter gempa berada di koordinat 8.30 Lintang Selatan dan 116.21 Bujur Timur, atau sekitar 8 kilometer timur laut Lombok Utara, dengan kedalaman 16 kilometer.
Sementara itu, gempa kedua mengguncang wilayah Lumajang, Jawa Timur, pada pukul 11.50 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,5. Pusat gempa berada di koordinat 9.11 Lintang Selatan dan 113.00 Bujur Timur, atau sekitar 111 kilometer barat daya Lumajang, dengan kedalaman 10 kilometer.
Dikutip dari akun resmi BMKG di platform X (Twitter), kedua gempa tersebut dikategorikan sebagai gempa dangkal akibat aktivitas di zona sesar lokal. Hingga kini, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
BMKG menegaskan bahwa informasi ini bersifat cepat dan hasil pengolahan data dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang masuk. “Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.
Warga di sekitar wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG juga mengingatkan masyarakat agar memastikan bangunan tempat tinggal aman dari potensi gempa susulan.