Fly Jaya Air Kembali Terbang Permanen di Langit Jember Mulai 11 November 2025
Setelah melalui tahap uji coba dan evaluasi, Bupati Jember Muhammad Fawait resmi menandatangani kesepakatan dengan PT Surya Mataram Nusantara (Fly Jaya Air) untuk mengoperasikan penerbangan reguler rute Halim Perdanakusuma Jakarta-Notohadinegoro Jember. Penerbangan yang sempat vakum itu dipastikan secara resmi mulai beroperasi secara permanen mulai 11 November 2025.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa, 28 Oktober 2025 malam. Kesepakatan ini menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Jember dalam upaya menghubungkan diri dengan pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
Gus Fawait mengatakan lenerbangan Jember - Jakarta bukan hanya keinginan, tapi kebutuhan. Karena Jember memiliki angka kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Timur.
Untuk menurunkan kemiskinan, kita tak bisa hanya bergantung pada APBD. Kita perlu investasi, dan investasi hanya akan datang jika akses menuju Jember mudah dan terbuka.
Gus Fawait menegaskan, konektivitas udara menjadi syarat mutlak agar investor mudah datang ke Jember. Sebelum investasi masuk, investornya harus bisa datang dulu.
Karena itulah penerbangan Jember–Jakarta menjadi penting. “Alhamdulillah hari ini sudah masuk tahap finalisasi menuju penerbangan permanen. Ini menjadi pembuka akses untuk meningkatkan investasi di Jember. Kita fokus ke Jakarta karena di sanalah pusat pertumbuhan ekonomi dan para investor berada,” ujarnya.
Meski harga tiket masih tinggi hingga Desember, Gus Fawait berkomitmen menekan harga mulai Januari 2026. “Kami akan intervensi agar tiket kembali murah. Tapi dengan waktu tempuh hanya dua jam ke ibu kota, harga saat ini masih sangat relevan,” pungkasnya.
Sementara itu, Deputi Komersial Direktur PT Surya Mataram Nusantara Ary Mercyanto mengungkapkan pihaknya optimis terhadap keberlanjutan penerbangan Jember-Jakarta. Ary merasa bangga bisa bekerja sama kembali dengan Pemkab Jember.
“Setelah evaluasi menyeluruh, kami siap melanjutkan penerbangan reguler dengan berbagai inovasi agar operasional lebih efisien,” tuturnya.
Ary juga menambahkan bahwa Fly Jaya Air akan menambah fasilitas refueling di Bandara Notohadinegoro untuk mendukung peningkatan daya angkut dan menekan biaya operasional.
“Semakin tinggi okupansi, semakin kecil subsidi dari pemerintah. Itulah tujuan jangka panjang kami,” pungkasnya.