Fitur SatSpam Indosat di Tengah Lonjakan Penipuan Digita, Seberapa Efektif?
Lonjakan aktivitas digital selama Ramadan umumnya diikuti meningkatnya kejahatan siber, terutama penipuan melalui panggilan WhatsApp. Di tengah situasi tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperluas fitur SatSpam untuk mendeteksi panggilan WhatsApp yang terindikasi spam atau penipuan.
Head of Marketing Java IOH, Adiyanto Adhi Kusumo, mengungkapkan, peningkatan trafik data selama Ramadan cukup signifikan. Berdasarkan catatan internal perusahaan, penggunaan data naik sekitar 21 persen selama Ramadan dan bisa mencapai 34 persen saat periode Lebaran.
โSaat Ramadan penggunaan data naik kurang lebih 21 persen dan puncaknya saat Lebaran bisa sampai 34 persen,โ ujarnya.
Kenaikan trafik tersebut, menurutnya, berjalan beriringan dengan meningkatnya potensi kejahatan digital. Aktivitas belanja daring, pengiriman uang, hingga komunikasi intensif menjelang Lebaran disebut membuka celah baru bagi pelaku penipuan.
IOH mencatat adanya kenaikan spam dan scam hingga 34 persen pada periode yang sama. Modus yang digunakan pun terus berkembang. Jika sebelumnya penipuan kerap dilakukan lewat SMS atau panggilan telepon biasa, kini pelaku lebih banyak memanfaatkan panggilan WhatsApp untuk mengelabui korban.
โKami melihat spam dan scam meningkat hingga 34 persen. Potensinya makin besar ketika aktivitas digital makin panjang,โ katanya.
Ia menyebutkan, di wilayah Jawa Timur terdapat laporan kerugian korban yang nilainya bervariasi. Beberapa kasus bahkan mencatat kerugian hingga puluhan juta rupiah dalam satu kejadian. Secara akumulatif, nilai kerugian disebut mendekati Rp700 juta berdasarkan laporan yang masuk.
โLaporan tertentu sekitar Rp60 juta, dan total kerugian masyarakat bisa mendekati Rp700 juta,โ ungkapnya.
Modus yang paling sering terjadi, lanjutnya, adalah pelaku menelepon korban melalui WhatsApp dengan dalih tertentu, lalu meminta kode OTP. Ketika korban memberikan kode tersebut, pelaku bisa mengambil alih akun atau mengakses layanan keuangan yang terhubung.
Melalui SatSpam, pelanggan akan menerima notifikasi berwarna merah jika sistem mendeteksi adanya indikasi spam pada panggilan WhatsApp yang masuk. Fitur ini dapat diaktifkan melalui aplikasi My Im3 dan diklaim berjalan otomatis bagi pengguna paket data aktif.
โKalau muncul tanda merah, sebaiknya tidak usah diangkat. Itu peringatan bahwa nomor tersebut berpotensi melakukan penipuan,โ jelasnya.
Meski demikian, pengamat keamanan siber menilai fitur berbasis notifikasi hanyalah salah satu lapisan perlindungan. Literasi digital masyarakat tetap menjadi kunci utama untuk menekan angka penipuan. Tanpa kewaspadaan pengguna, pelaku masih bisa memanfaatkan berbagai celah sosial (social engineering) yang tidak selalu terdeteksi sistem.
Selain meluncurkan fitur keamanan, IOH juga menghadirkan paket data khusus Ramadan. Namun di tengah promosi tersebut, perusahaan menegaskan, perlindungan pelanggan menjadi prioritas utama, mengingat tren kejahatan digital cenderung meningkat saat momen hari besar keagamaan.
Adiyanto menutup dengan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada penelepon yang meminta data pribadi atau kode rahasia dalam bentuk apa pun.
โPenipu itu pintar berbicara. Jangan pernah membagikan kode rahasia apa pun. Dengan SatSpam, kami ingin masyarakat lebih aman selama Ramadan,โ pungkasnya.
Advertisement