Bupati Ipuk Cek Proses Serah Terima Lapak Pasar Banyuwangi, Siapkan Pos Pengaduan
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani meninjau proses serah terima lapak bangunan baru pasar Banyuwangi kepada yang akan menempati, Rabu, 23 September 2026. Pasar Banyuwangi kini telah siap ditempati pedagang dan dioperasikan setelah proses revitalisasi tuntas. Ipuk bertemu dan berbincang dengan pedagang para pedagang yang menyampaikan melalui posko yang telah disediakan.
Posko pengaduan bagi pedagang Pasar Banyuwangi telah dibuka sejak Selasa, 22 September 2026 sore. Posko berada di salah satu kios sisi selatan di dekat pintu masuk. Pedagang yang memiliki uneg-uneg bisa datang ke posko dan menyampaikan ke petugas. Aduan akan diinventarisir petugas. Penyelesaian aduan pedagang segera dicarikan solusi oleh pemkab.
Jumlah pedagang yang sedang dalam proses serah terima lapak pada tahap pertama ini mencapai 560 orang. Mereka adalah pedagang dari kelompok prioritas 1 yang telah melalui verifikasi dan validasi.
"Posko aduan ini kami buka untuk menampung keluhan para pedagang, sehingga nanti bisa dicarikan solusi bersama yang terbaik," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ipuk mengunjungi posko aduan dan berbincang dengan pedagang yang menyampaikan keluh kesahnya.
Salah satunya, Tan Tji Aing, asal Penataban, yang mengadu belum mendapatkan lapak karena terlambat pendataan.
"Ya nanti akan dicek lagi sama petugas ya Bu. Pasti ada solusinya sambil dilengkapi surat-suratnya," kata Ipuk.
Dia menjelaskan, proses serah terima lapak berlansung dalam dua tahap. Seluruh tahapan akan melalui proses verpal.
"Ini masih tahap pertama. Sehingga saya sampaikan tadi kepada para pedagang agar bersabar. Masih ada kesempatan kedua untuk nanti bisa dimasukkan daftar lanjutan jika memang datanya sesuai," katanya.
Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Heny Sugiharti, menjelaskan, posko aduan tersebut menampung keluhan para pedagang secara resmi.
"Pengaduan kami buat satu pintu dan tersentral agar bisa didokumentasikan, supaya penyelesaian serta pelaporannya juga terdokumentasi," ujarnya.
Advertisement