Elpiji Melon di Karesidenan Madiun Langka, HOAX
Isu kelangkaan elpiji melon atau LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah Karesidenan Madiun belakangan ramai dibicarakan masyarakat. Bahkan disebutkan warga di Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Ngawi kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut. Namun, kabar tersebut dipastikan tidak benar atau hoax.
Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan dan distribusi LPG 3 kg di wilayah Karesidenan Madiun masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Hal ini disampaikan setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta organisasi Hiswana Migas.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan pihaknya telah melakukan monitoring secara intensif untuk memastikan distribusi LPG berjalan normal.
βSetelah dilakukan pengecekan, penyaluran berjalan lancar dan normal di semua pangkalan resmi Pertamina. Memang ada lonjakan permintaan menjelang Idulfitri, tetapi stok di pangkalan masih tersedia,β jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis 12 Maret 2026.
Ahad memaparkan, rata-rata distribusi LPG 3 kilogram di wilayah tersebut cukup besar. Untuk Kabupaten Ngawi, penyaluran mencapai sekitar 26 ribu tabung per hari yang disalurkan ke 842 pangkalan resmi. Sementara di Kabupaten Pacitan, distribusi mencapai sekitar 15 ribu tabung per hari untuk melayani 741 pangkalan.
Berdasarkan temuan di lapangan, kenaikan harga elpiji melon justru terjadi di tingkat pengecer, bukan di pangkalan resmi. Karena itu, masyarakat diimbau membeli LPG bersubsidi langsung di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
βTemuan di lapangan menunjukkan harga yang naik berada di level pengecer. Karena itu kami mengimbau masyarakat membeli di pangkalan resmi agar mendapatkan LPG sesuai harga yang ditetapkan,β tambah Ahad.
Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi menjelang Hari Raya Idulfitri, Pertamina juga telah menyiapkan langkah mitigasi dengan mengusulkan tambahan pasokan. Tambahan distribusi tersebut masing-masing sebesar 66 ribu tabung untuk Kabupaten Ngawi dan 38 ribu tabung untuk Kabupaten Pacitan.
Selain itu, koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar distribusi LPG tetap lancar hingga ke masyarakat.
Masyarakat juga dapat dengan mudah mengetahui lokasi pangkalan resmi LPG 3 kilogram melalui situs resmi Pertamina di subsiditepatlpg.mypertamina.id. Melalui laman tersebut, warga bisa mencari pangkalan terdekat agar pembelian gas bersubsidi lebih mudah dan sesuai harga resmi.
Jika membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan dan produk Pertamina, masyarakat juga bisa menghubungi layanan Pertamina Call Center di nomor 135.
Dengan langkah pengawasan distribusi serta penambahan pasokan tersebut, Pertamina memastikan kebutuhan LPG 3 kilogram bagi masyarakat di Karesidenan Madiun tetap aman dan tercukupi.
Advertisement