Ditinggal Ambil Uang di ATM, Motor Milik Guru SD di Jember Digondol Maling
Polisi angkat bicara terkait video viral yang menyebut telah terjadi pembegalan di Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Jember, pada Kamis, 06 Maret 2025. Polisi memastikan tidak ada pembegalan, namun merupakan pencurian biasa.
Kapolsek Tanggul, AKP Suhartanto mengatakan pasca video tentang pembegalan beredar di media sosial, polisi langsung bergerak ke lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi kejadian, polisi menemukan fakta yang berbeda dari keterangan dalam video yang beredar.
Dalam video yang beredar, perekam yang belum diketahui namanya menyampaikan telah terjadi pembegalan di Desa Klatakan. Perekam kemudian mengonfirmasi kepada warga yang berada di lokasi kejadian.
Warga yang berada di lokasi kejadian menyampaikan bahwa korban dibegal saat hendak mengambil uang di ATM.
Sedangkan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi di lokasi kejadian, diketahui korban merupakan seorang perempuan bernama Ani. Ani merupakan seorang guru SD di Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari.
Diketahui Ani awalnya Ani pergi sendirian ke salah satu ATM di SPBU Klatakan. Sesampainya di depan ATM, Ani memarkir motornya tepat di depan ATM.
Ani kemudian masuk ke ruang ATM untuk mengambil uang. Tak lama kemudian Ani mendengar bunyi dongkrak motornya. Ani langsung menoleh ke arah motornya dan mendapati telah dinaiki oleh pelaku.
Saat itu juga Ani langsung keluar ATM sambil berteriak sambil mengejar pelaku. Bahkan, korban sempat melemparkan helem ke arah pelaku. Namun, pelaku berhasil kabur membawa motor korban.
"Korban sempat mengejar pelaku dan melemparkan helm, namun pelaku berhasil kabur membawa motor korban," katanya, Kamis, 06 Maret 2025 malam.
Atas kejadian itu, Suhartanto berharap kepada masyarakat tidak asal main sebar video tanpa mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Suhartanto juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi pencurian selama bulan Ramadan.
"Kami mengimbau masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial. Kami juga mengimbau masyarakat juga waspada dengan selalu memastikan kendaraan telah dikunci ganda," pungkasnya.