Diterjang Hujan Angin Seharian, Tiga Rumah Roboh dan Tiga Warga Situbondo Terluka
Tiga rumah ambruk dan tiga warga mengalami luka-luka di Situbondo, Jawa Timur. Ini terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah dua kecamatan di Situbondo seharian dari Sabtu 31 Januari 2026 malam hingga Minggu 1 Februari 2026 malam.
Tiga rumah ambruk akibat terjangan hujan angin kencang itu di Kecamatan Panji dan Situbondo. Dua rumah di Desa Tenggir, Kecamatan Panji milik Junaida, 54 tahun dan Minari, 40 tahu. Satu rumah lagi milik Busarti, 59 tahun di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo.
"Dua rumah di Desa Tenggir, Kecamatan Panji ambruk, Minggu malam dan satu rumah di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Ambruk, Minggu sore," kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, Senin 2 Februari 2026 pagi.
Dua rumah ambruk di Desa Tenggir, Kecamatan Panji, terang Puriyono, mengakibatkan tiga warga terluka. Terdiri dari seorang ibu Junaida, 54 tahun dan dua anaknya, Rendi,15 tahun serta Nur Putri, 3 tahun.
"Ibu Junaida luka di kepala, dada, dan dua kaki memar tertimpa tembok rumah ambruk. Dua anaknya Rendi dan Nur Putri luka memar di kepala. Saat tembok rumah ambruk, ketiganya sedang tidur di kamar," terangnya.
Sedangkan Minari yang merupakan adik Junaida, sambung Puriyono, tidak mengalami luka-luka. Sebab, Minari terbangun dari tidur dan cepat keluar dari kamar tidur, saat tembok rumahnya ambruk bersamaan ambruknya tembok rumah milik Junaida.
"Minari yang tidak mengalami luka-luka langsung menolong Junaida dan dua anaknya sembari berteriak minta tolong warga desa setempat untuk mengevakuasi ke luar dari reruntuhan tembok rumah. Tiga korban luka sudah mendapat pertolongan medis dan sekarang berada di rumah kerabat keluarganya," imbuhnya.
Sementara satu rumah ambruk di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo tidak menyebabkan korban luka. Karena, pemilik rumah, Busarti sedang tidur pulas di kamar depan rumah. " Sementara yang ambruk bangunan dapur rumah," ujar Puriyono.
Kepala BPBD Situbondo, Timbul Surjanto menjelaslan, hujan angin kencang menerjang Kecamatan Panji dan Situbondo tidak hanya mengakibatkan tiga rumah ambruk dan tiga warga terluka. Juga, menyebabkan korban mengalami kerugian materi tidak sedikit.
"Kerugian materi dua rumah ambruk di Desa Tenggir, Panji ditaksir mencapai Rp30 juta. Sedangkan, kerugian materi satu rumah ambruk di Desa Kotakan Situbondo ditaksir Rp10 juta," jelas Timbul Surjanto.