Remaja di Situbondo Dikeroyok Tiga Temannya Hingga Tak Sadarkan Diri
Seorang remaja pria di Situbondo, Jawa Timur, menjadi korban pengeroyokan pada Senin, 9 Februari 2026. Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan sempat tak sadarkan diri hingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember.
Korban pengeroyokan itu berinisial NH, 17 tahun, warga Desa/Kecamatan Kapongan Situbondo. Pelaku pengeroyokan tiga remaja teman korban berinisial RZ, 17 tahun; Y, 17 tahun, dan J, 17 tahun. Ketiganya warga Desa/Kecamatan Mangaran, Situbondo.
Kasi Humas Polres Situbondo, Ipda Slamet Yuwono, mengatakan, berdasarkan laporan ayah korban, Miskari Harjo, pengeroyokan terjadi di wilayah Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji. Korban dihajar tiga pelaku dan kepalanya dibenturkan ke batu nisan di area pemakaman Tionghoa, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji.
"Pengeroyokan itu mengakibatkan korban luka lebam di mata dan dahi, juga tengkorak kanan diduga retak dan dugaan pembekuan darah di kepala hingga korban sempat tak sadarkan diri selama dua hari," kata Ipda Slamet Yuwono, Rabu, 11 Februari 2026.
Ayah korban, Miskari Harjo baru mengetahui korban dikeroyok, sambung perwira pertama dua balok kuning di pundak itu, setelah korban diantar pulang temannya dengan kondisi babak belur. Karena, korban sempat bermalam di rumah temannya di Panarukan setelah dikeroyok tiga pelaku.
"Melihat kondisi korban luka serius di bagian kepala, keluarganya langsung membawa ke Puskesmas Kapongan. Namun, karena lukanya serius, korban dirujuk ke RS Elizabeth dan RSUD Situbondo," imbuhnya.
Karena keterbatasan fasilitas medis di RS Elisabeth dan RSUD Situbondo, menurut Ipda Slamet Yuwono, korban akhirnya dirujuk ke RSD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Keluarga korban juga melaporkan kasus pengeroyokan ini ke Polres Situbondo.
“Hasil pemeriksaan di RSD Soebandi Jember, kata ayah korban Miskari Harjo, ada dugaan pembekuaan darah di bagian belakang kepala dan dugaan retak tengkorak kanan. Korban menjalani rawat inap di RSD Soebandi dan sampai sekarang masih kritis," ujarnya.
Sementara, Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, mengatakan, Satreskrim Polres Situbondo sudah menindaklanjuti laporan keluarga korban dengan memanggil tiga pelaku pengeroyokan. Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres juga telah memeriksa tiga pelaku pengeroyokan.
"Tiga pelaku pengeroyokan diperiksa penyidik Unit PPA Satreskrim Polres, karena kategori anak di bawah umur. Penyidik juga akan memanggil sejumlah saksi guna mengusut tuntas dugaan pengeroyokan itu," kata Kasatreskrim Agung Hartawan.