Diduga Korban Peluru Nyasar, Seorang Nenek di Jember Jalani Operasi
Seorang nenek berinisial WI, 64 tahun, warga Perumahan Istana Tidar Regency, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari harus menjalani operasi di rumah sakit. Diduga kuat dia menjadi korban peluru nyasar saat bermain dengan cucunya.
Kerabat korban, Bambang mengatakan kejadian itu terjadi pada Senin, 3 Maret 2025 pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban sedang bermain dengan cucunya di teras rumah.
“Korban berada di teras bersama cucunya. Saat itu tidak keluar rumah karena kondisi sedang hujan,” katanya dikonfirmasi Selasa, 4 Maret 2025 malam.
Tak lama saat bersama cucunya, tiba-tiba paha korban terluka. Pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit.
Saat korban sedang dirawat di rumah sakit, pihak keluarga mengabarkan kepada kerabat lainnya. Beberapa kerabat kaget, karena korban mendadak berada di rumah sakit.
“Saya kaget tiba-tiba diberi tahu istri saya bahwa korban sedang dirawat di rumah sakit, karena kena tembak. Saya terperanjat waktu itu,” katanya.
Atas informasi itu sejumlah kerabat korban datang menjenguk korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ternyata korban harus menjalani operasi.
Berdasarkan hasil rontgen terdapat sebuah proyektil yang masuk ke tubuh korban bagian paha sebelah kiri. Proyektil tersebut tembus mengenai tulang korban.
Sejauh ini, Bambang belum mendapatkan penjelasan terkait jenis proyektil yang bersarang di tubuh korban. Bambang juga tidak mengetahui pemilik proyektil tersebut.
"Kalau itu peluru dari senjata jenis apa, milik siapa, itu peluru nyasar atau bagaimana kita tidak tahu pastinya tapi sudah kita laporkan ke pihak berwajib agar ditangani lebih lanjut,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Sumbersari Kompol Sugeng Piyanto belum bisa memberikan keterangan terkait kasus tersebut. Sebab, kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Jember.
"Untuk kasus ini penyelidikan langsung dilakukan oleh Satreskrim Polres Jember, kami belum bisa memberikan keterangan apapun dan polisi masih mendalami kasus ini," katanya.