Diduga Hendak Maling Motor, Seorang Pria di Probolinggo Diamuk dan Ditelanjangi Massa
Seorang pria menjadi korban amuk massa karena diduga tepergok hendak mencuri motor milik warga di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Kamis 15 Januari 2026, tengah malam.
Tidak hanya itu, pria yang belakangan diketahui bernama Mulyadi, 37 tahun, warga Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang itu semplpat ditelanjangi.
Aksinwarga hingga tega melakukan hal itu karena mengaku kesal di wilayah desanya sering terjadi pencurian motor hingga hewan ternak.
Rekaman peristiwa terjadi Kamis, 15 Januari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB itu tersebar luas di media sosial (medsos).
Kejadian tersebut terekam dalam video yang tersebar secara berantai di Probolinggo. Rekaman video tersebut berdurasi 5 menit 57 detik. Beredar luas di sejumlah grup WhatsApp (WA).
Video itu memperlihatkan suasana mencekam saat warga menangkap terduga pelaku curanmor.
Pria yang diduga maling motor itu tampak tidak berdaya menghadapi warga. Ia mengalami kekerasan fisik berulang hingga menderita luka di bagian kepala dan beberapa bagian tubuh sebelum polisi tiba di lokasi.
Informasinya, terduga pelaku dipergoki warga saat diduga hendak mencuri sepeda motor Honda Revo milik warga Sapikerep. Karena gerak-geriknya dianggap mencurigakan, ia akhirnya ditangkap warga.
Terduga pelaku sempat melarikan diri, namun teriakan warga mengundang perhatian massa lain. Pria tersebut akhirnya ditemukan bersembunyi di semak-semak.
Begitu tertangkap, emosi massa yang berujung pada aksi kekerasan. Terduga pelaku menjadi sasaran pemukulan bertubi-tubi.
Keberadaannya di wilayah Sukapura pada malam hari tanpa keperluan yang jelas memicu kecurigaan warga.
Seorang warga Sapikerep mengungkapkan, bahwa keresahan masyarakat meningkat seiring maraknya kasus kriminalitas dalam beberapa bulan terakhir di Kecamatan Sukapura.
"Pencurian motor dan hewan ternak sering terjadi. Warga khususnya yang memiliki hewan ternak resah," ujar warga yang enggan ditulis namanya itu.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sukapura, Aipda Eko Aprianto membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan jajaran polsek telah mengamankan terduga pelaku dari amukan massa.
"Saat ini kami masih memeriksa terduga pelaku untuk mendalami kasus serta ada kemungkinan keterlibatan pihak lain," ujar Aipda Eko, Jumat, 16 Januari 2026.
Aipda Eko menambahkan, terduga pelaku berhasil dievakuasi dalam kondisi luka akibat amukan warga. Ia langsung dibawa ke Puskesmas Sukapura untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Desa Sapikerep, Suwandi menyesalkan terjadinya aksi kekerasan tersebut. Ia mengimbau warga agar tidak lagi melakukan tindakan main hakim sendiri.
"Serahkan sepenuhnya penanganan kasus curanmor kepada polisi, jangan main hakim sendiri," ungkapnya, Jumat sore.
Saat kejadian, Kades Suwandi mengaku sedang tidak berada di tempat.
"Saat kejadian kebetulan saya sedang menginap di rumah anak saya di Probolinggo,'" ujarnya.