CIMB Niaga Bidik Potensi UKM Jember Sektor Perkebunan dan Pariwisata
PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendukung kemudahan layanan keuangan bagi masyarakat di berbagai daerah, salah satunya di Jember. CIMB Niaga di Kabupaten Jember membidik sektor UMKM.
Head of Region Jawa Timur CIMB Niaga, Rhena Octaria menyatakan, Jember merupakan wilayah yang memiliki prospek ekonomi menarik di Jawa Timur, utamanya pada sektor agribisnis, perkebunan, dan pariwisata. Rhena mencatat pertumbuhan Jember dari tahun 2023 ke 2024 cukup tinggi, yakni 24,8 persen. Sementara peningkatan pendapatan domistik bruto Jember tercatat 7,8 persen.
Pertumbuhan ekonomi dalam sektor UMKM juga cukup potensial, yakni 7,7 persen. Melihat pertumbuhan ekonomi Jember tersebut, Rhena optimis dana pihak ketiga (DPK) di CIMB Niaga di Kabupaten Jember meningkat 18,8 persen hingga akhir tahun 2025.
Rhena juga mencatat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jember tidak hanya terjadi di kawasan kota, tetapi tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Balung, Puger dan sejumlah kecamatan lain.
Atas potensi yang dimmiliki Jember, CIMB Niaga berupaya mendekatkan pelayanan kepada pengusaha segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Jember. Melalui acara ini, CIMB Niaga berbagi wawasan tentang peluang, tantangan, serta strategi pengelolaan keuangan di segmen UKM. Selain itu, CIMB Niaga juga berusaha memberikan solusi perbankan demi kemajuan bisnis pelaku UKM.
"Kota Jember menjadi salah satu tujuan CIMB Niaga untuk bersama-sama bertumbuh di sektor UKM. Kami lebih cenderung ke UKM karena memiliki resiko lebih sedikit dengan konsentrasi kecil-kecil," katanya dalam Media Gathering CIMB Niaga di Jember, 12 Agustus 2025.
Sebagai wujud komitmen mendukung pertumbuhan UKM di Kabupaten Jember, CIMB Niaga intens berkoordinasi dengan pelaku bisnis, baik dari sektor pertanian, perkebunan dan sektor lainnya.
Lebih jauh Rhena mengatakan, pihaknya melihat potensi besar pada komoditas tembakau di Kabupaten Jember. Bahkan tembakau Jember jenis Tembakau Besuki Na-Oogst (BNO) menjadi salah satu bahan produk cerutu yang memiliki kualitas ekspor.
“Kami intens melakukan sosialisasi dan diskusi bersama pemilik bisnis yang bergerak di bidang UKM di Jember. Kami berharap mereka bisa memilih kami sebagai mitra untuk terus bertumbuh,” pungkasnya.
Sementara itu, Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan mengatakan selain menghadirkan layanan finansial dan beragam kegiatan yang relevan, CIMB Niaga juga terus menjalankan praktik bisnis berkelanjutan sesuai prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
Hery mencatat hingga semester I/2025, hampir 25% dari total pembiayaan Bank atau senilai Rp57,6 triliun telah dialokasikan untuk mendukung transisi yang adil, ekonomi rendah karbon, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari PBB.
“Kami juga berpartisipasi dalam peluncuran perdagangan karbon internasional melalui platform Indonesia Carbon Exchange, IDX Carbon, pada Januari 2025,” katanya.
Selain itu, sebagai bagian dari corporate citizenship, CIMB Niaga juga memiliki perhatian besar kepada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. CIMB Niaga bekerja sama dengan United Nations Children's Fund (UNICEF) mendukung upaya Pemerintah dalam mencegah dan mengurangi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia.
Lebih jauh Hery mengatakan, CIMB Niaga terus mengoptimalkan layanan dan produk perbankan yang lengkap baik melalui kantor cabang maupun digital mengusung semangat Work From Heart (WFH).
CIMB Niaga juga terus berinovasi untuk memberikan customer experience yang optimal bagi nasabah melalui layanan digital. Layanan tersebut di antaranya aplikasi digital banking OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks.
Dengan berbagai program dan inovasi yang dilakukan, CIMB Niaga mengalami pertumbuhan yang cukup baik.
Pada semester I/2025, CIMB Niaga membukukan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp4,4 triliun. Kenaikan ini didukung oleh pertumbuhan kredit 6,8% Year-on-Year (YoY) menjadi Rp231,8 triliun serta Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp261,9 triliun.
Rasio CASA juga tetap kuat di angka 69,0%, sebagai bukti dari meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan CIMB Niaga. Di sektor perbankan syariah, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencatat kinerja yang solid dengan pembiayaan Rp59,6 triliun dan DPK Rp48,2 triliun.
“Berbagai inisiatif layanan yang dilakukan di daerah, termasuk di Jember. Jember menjadi salah satu daerah yang turut menopang kinerja CIMB Niaga secara nasional,” pungkasnya.