Bursa Transfer Liga 2: Semen Padang FC Resmi Datangkan Stefano Lilipaly
Semen Padang FC membuat gebrakan besar di bursa transfer menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 (Championship) musim 2026/27. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut secara resmi mengumumkan kedatangan gelandang serang veteran naturalisasi, Stefano Lilipaly.
Pengumuman resmi ini dirilis langsung melalui akun Instagram resmi klub (@semenpadangfcid) dengan unggahan grafis bertajuk "Welcome Stefano Lilipaly: He is finally here." Dalam takarir unggahannya, manajemen Semen Padang menuliskan sambutan antusias, "HE IS HERE. LILIPALY IS RED!" yang langsung diserbu komentar oleh para pencinta sepak bola nasional.
Langkah berani ini menjadi sinyal kuat bahwa manajemen Kabau Sirah tidak main-main dalam menargetkan slot promosi untuk segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Lilipaly diharapkan mampu menjadi motor serangan sekaligus jenderal di lapangan tengah.
Semen Padang FC Bukannya Degradasi? Ini Faktanya
Pertanyaan ini banyak muncul di benak para suporter. Ya, betul sekali. Semen Padang FC dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi (Super League) pada akhir musim 2025/2026 setelah menempati zona merah di peringkat ke-17. Langkah Kabau Sirah terhenti akibat rentetan hasil minor di fase akhir kompetisi.
Oleh karena itu, pada musim 2026/27 ini, Semen Padang FC harus rela berkompetisi di kasta kedua, yang kini bertajuk Championship (Liga 2). Keputusan mendatangkan pemain bintang sekelas Stefano Lilipaly justru menunjukkan ambisi besar manajemen yang enggan berlama-lama di kasta kedua dan ingin langsung merebut tiket promosi kembali ke kasta tertinggi.
Siapa Stefano Lilipaly? Profil dan Statistik Terakhirnya
Bagi publik sepak bola tanah air, Stefano Jantje Lilipaly adalah nama jaminan mutu. Pemain naturalisasi berdarah Belanda-Indonesia kelahiran 10 Januari 1990 (36 tahun) ini memiliki segudang pengalaman, baik di kompetisi domestik maupun internasional bersama Timnas Indonesia. Sebelum merapat ke Padang, Lilipaly merupakan pilar penting di lini serang Dewa United Banten FC selama dua musim terakhir.
Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, pemain yang akrab disapa Fano ini terbukti masih memiliki magis dan konsistensi permainan yang luar biasa:
Musim 2024/25: Menjadi salah satu gelandang serang paling produktif di Indonesia dengan torehan 7 gol di semua kompetisi sekaligus menjadi motor utama serangan tim.
Musim 2025/26: Walau menit bermainnya sedikit berkurang menjadi 1.279 menit dari 28 pertandingan, kontribusinya tetap krusial. Hebatnya, di ajang antarklub Asia (AFC Challenge League), Fano tampil sangat impresif dengan menyumbang 3 assist hanya dalam 4 pertandingan.
Misi Kebangkitan Kabau Sirah
Atribut kepemimpinan, visi bermain, serta kematangan yang dimiliki Lilipaly menjadi modal krusial yang sangat dibutuhkan skuad Kabau Sirah untuk mengarungi ketat dan melelahkannya persaingan Championship musim ini.
Dengan perpaduan komposisi skuad yang ada saat ini dan sentuhan magis Lilipaly, menarik untuk dinantikan sejauh mana tuah pemain berpengalaman ini mampu membawa Semen Padang terbang tinggi dan mengamankan tiket promosi di akhir musim 2026/27.