Budi Doremi Rilis “Cinta Diri Sendiri”, Ajak Pendengar Berhenti Mengejar
Budi Doremi kembali hadir dengan single terbaru “Cinta Diri Sendiri”. Melalui karya tersebut, Budi mengangkat pengalaman mencintai seseorang tanpa kehilangan diri sendiri. Ia mengingatkan pendengar agar tetap menjaga batas ketika menjalani hubungan.
Budi melihat banyak orang memberikan terlalu banyak hal ketika jatuh cinta. Mereka terkadang menjadikan pasangan sebagai pusat kebahagiaan dalam kehidupan. Menurutnya londisi itu dapat membuat seseorang mengabaikan kebutuhan dirinya sendiri. Karena itu, Budi mengajak pendengar mengenali batas dalam mencintai seseorang. “Ketika kita tahu batas, kita bisa menyelamatkan banyak hal dalam hidup kita. Enggak perlu segitunya lah sayang sama orang,” kata Budi.
Ia kemudian menegaskan pentingnya mempertahankan hubungan dengan diri sendiri. Menurutnya, seseorang boleh mencintai dengan sepenuh hati tanpa mengabaikan dirinya. “Boleh kita cinta mati, boleh kita ngebet banget sama seseorang. Tapi kita jangan lupa bahwa orang itu bisa pergi, diri kita sendiri yang nggak boleh ditinggalin,” katanya.
Melalui “Cinta Diri Sendiri”, Budi mengajak pendengar memahami batas perjuangan dalam hubungan. Ia ingin pendengar berani berhenti ketika hubungan sudah tidak memiliki arah yang sama. Pesan tersebut terasa dekat dengan pengalaman banyak orang. Tidak semua hubungan berakhir sesuai harapan, sehingga seseorang perlu menerima kenyataan.
Budi juga menyampaikan pandangan tentang hubungan yang berjalan tanpa komitmen. Menurutnya, kedua pihak harus memiliki niat dan tujuan yang sejalan. “Suatu hubungan hanya bisa berjalan jika kedua belah pihak memiliki niat dan komitmen yang sama. Kalau tidak ada komitmen, untuk apa diperjuangkan?” tuturnya.
Lahir dari Pengalaman Pribadi
Budi menciptakan lagu tersebut pada 2022 di Pangandaran. Saat itu, ia kembali aktif bekerja setelah melewati masa pandemi. Empat tahun kemudian, Budi kembali mendengarkan lagu tersebut. Ia merasa pesan dalam lagu itu masih relevan dengan kehidupan banyak orang. Karena itu, Budi memasukkan karya tersebut ke dalam EP terbaru. Proyek tersebut kini masih memasuki tahap penggarapan.
Selain itu Budi mengakui dirinya pernah memiliki kecenderungan menjadi people pleaser. Kebiasaan tersebut membuatnya terlalu memikirkan perasaan dan kebutuhan orang lain. Dalam prosesnya, ia justru sering mengabaikan kebutuhan pribadi. Pengalaman itu kemudian memengaruhi cara Budi memahami cinta dan hubungan.
Menurut Budi, orang yang sedang jatuh cinta sering memberikan segalanya demi hubungan. Tanpa sadar, mereka kemudian menempatkan pasangan sebagai pusat kebahagiaan.Budi juga pernah memaksakan hubungan bertahan lebih lama. Pengalaman itu membuatnya memahami pentingnya mengenali kapan seseorang harus berhenti. Ia menilai hubungan yang berjalan tidak seimbang hanya akan menimbulkan luka. Karena itu, cinta juga membutuhkan kesadaran untuk menjaga diri.
Dari sisi musik, “Cinta Diri Sendiri” menawarkan suasana ringan dan hangat. Budi mempertahankan karakter musikal yang selama ini dekat dengan pendengarnya. Aransemen lagu menghadirkan permainan ukulele sebagai salah satu elemen utama. Gesekan biola kemudian memberikan warna tambahan dalam komposisi tersebut.
Vokal Budi terdengar santai dan tidak berlebihan. Karakter tersebut membuat pesan lagu terasa ringan meski mengangkat persoalan emosional. Selain itu, Budi menyelipkan lirik bernuansa ironi. Ia menggambarkan seseorang yang merasa terlalu baik dalam sebuah hubungan. Namun, orang yang ia sukai justru memilih orang lain. Situasi tersebut menghadirkan humor sekaligus refleksi tentang pengalaman cinta.
Selain itu Budi juga menghadirkan video musik dengan pendekatan yang ringan. Ia tidak memilih visual yang terlalu melankolis untuk mengiringi pesan lagu. Dalam video tersebut, Budi menggandeng Ardit Erwandha, Zoul Pandjoul, dan Shanika Ancita. Ketiganya menghadirkan dinamika yang membuat visual terasa lebih hidup. Konsep tersebut memperkuat karakter lagu yang ringan dan jenaka. Budi seolah ingin menyampaikan pesan serius tanpa membebani pendengar.
“Cinta Diri Sendiri” menjadi bagian dari perjalanan menuju EP terbaru Budi. Saat ini, proses penggarapan EP tersebut sudah mencapai sekitar 60 hingga 70 persen. Budi menyiapkan sejumlah tema yang dekat dengan kehidupannya saat ini. Keluarga, cinta diri, dan proses menghargai diri menjadi bagian penting dalam proyek tersebut.
Sebelumnya, Budi telah merilis single “Ada Untukmu”. Lagu itu mengangkat kerinduan terhadap keluarga ketika ia menjalani aktivitas di luar rumah. Rangkaian karya tersebut menunjukkan perkembangan sudut pandang Budi. Setelah sekitar 15 tahun berkarier, ia melihat musik dengan cara yang semakin personal. Budi kini tidak hanya mengejar lagu yang enak didengar. Ia juga ingin setiap karya meninggalkan pesan yang berarti bagi pendengarnya.
Ada yang unik dari lagu “Cinta Diri Sendiri”. Budi menghubungkannya dengan pelajaran dari memancing Bagi Budi, memancing bukan sekadar kegiatan mencari ikan. Aktivitas tersebut memberinya kesempatan untuk menjauh sejenak dari gawai.
Ia dapat menikmati suasana laut dan mengamati lingkungan sekitar. Dari sana, Budi belajar menerima bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Pandangan itu memiliki kaitan dengan pesan “Cinta Diri Sendiri”. Seseorang perlu menerima kenyataan tanpa terus memaksakan sesuatu yang sudah tidak berjalan. Maka tak salah lagu tersebut tidak hanya berbicara tentang hubungan romantis. Budi juga mengajak pendengar membangun hubungan yang sehat dengan dirinya sendiri.
Kini, “Cinta Diri Sendiri” sudah tersedia melalui berbagai platform musik digital. Pendengar dapat menikmati lagu tersebut dan mengikuti pesan yang Budi sampaikan. Video musiknya juga telah hadir melalui kanal YouTube resmi Budi Doremi. Kehadiran lagu dan video tersebut menjadi pembuka menuju EP terbaru. Lewat karya ini, Budi membawa pesan sederhana tentang mencintai diri sendiri. Ia mengajak pendengar tetap mencintai orang lain tanpa meninggalkan dirinya sendiri.
Penulis: Nurul Huda
Advertisement