Gubernur Jatim Khofifah Sidak Ketersediaan Logistik di Jember, Pasca Kelangkaan BBM.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengecek ketersedian logistik, di Pasar Tanjung, Kecamatan Kaliwates, Jember, Kamis, 31 Juli 2025. Kunjungan ini untuk memastikan stok aman pasca Jember dilanda krisis BBM.
Karena, menurut gubernur dua periode ini, Khofifah berkurangnya ketersediaan BBM di Kabupaten Jember sejak Sabtu, 26 Juli 2025 berdampak terhadap semua sektor. Baik UMKM maupun driver online.
Namun, krisis BBM di Jember kini sudah berlalu setelah Pertamina menyuplai stok secara besar-besaran. Suplai BBM di Jember disuplai dari Malang, Surabaya, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
Stok BBM di Jember saat ini mencapai 1.300 kiloliter per hari. Stok tersebut melebihi kebutuhan harian warga Jember yang hanya 982 Kiloliter.
“Meskipun stok BBM di Jember sudah aman, pemerintah masih perlu memastikan krisis BBM yang sempat menimpa Jember tidak mempengaruhi stok logistik. Untuk itu kami mengecek langsung ketersediaan stok kebutuhan pokok di Pasar Tanjung ini, “katanya.
Saat kunjungan, Khofifah mengaju tidak melihat t ada persoalan dengan stok bahan pokok. Meskipun ada beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, namun masih dalam kategori wajar.
“Memang ada beberapa yang harganya nai. Seperti bawang merah dan bawang putih. Kalau cabe rawit saya lihat justru turun, ”imbuhnya.
Meskipun secara umum Gubernur Khofifah tidak menemukan persoalan dengan stok bahan pokok, namun ia sempat menyoroti beras yang dijual oleh para pedagang di Pasar Tanjung. Yakni,tidak menemukan beras kualitas medium di lapak para pedagang. Semua beras yang dijual kualitas premium.
“Padahal, mayoritas daya beli masyarakat hanya mampu membeli beras kualitas medium, karena harganya lebih murah, “paparnya.
Melihat kondisi seperti itu, Gubernur Khofifah meminta Bulog Kanca Jember untuk memastikan ketersediaan stok beras premium SPHP di pasar tradisional. Tetapi, distribusinya harus tetap memperhatikan SOP yang ditentukan Bulog secara nasional.
“Saya berharap pimpinan Bulog memastikan sirkulasi beras medium SPHP lebih maksimal, termasuk minyak kita dan gula. Kebutuhan pangan masyarakat harus terjaga pasca kelangkaan BBM, “pungkasnya.