Akses Jalan Menuju Air Terjun Madakaripura Probolinggo Longsor
Akses jalan menuju objek wisata Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo longsor sejak Sabtu, 28 Maret 2026 dini hari.
Kondisi ini disebabkan di kawasan setempat diguyur hujan deras. Amblasnya badan jalan itu mengakibatkan akses jalan dari Negororejo ke Lumbang dan sebaliknya terputus total.
Saat longsornya badan jalan sepanjang sekitar 20 meter itu juga mengakibatkan dua pengendara motor mengalami luka-luka.
“Dua pengendara motor yang sedang lewat mengalami luka ringan di kepala serta lecet pada tangan dan kakinya karena terperosok,” kata Kepala Desa (Kades) Negororejo, Ngasto, Sabtu sore.
Ngasto menceritakan, badan jalan beraspal di kawasan lereng Gunung Bromo itu longsor pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Hal itu setelah kawasan Gunung Bromo diguyur hujan deras disertai petir sejak Jumat malam.
“Tiba-tiba badan jalan menuju Air Terjun Madakaripura runtuh sepanjang sekitar 20 meter sehingga tidak bisa dilewati kendaraan lagi,” ungkap Ngasto.
Sebenarnya, sekitar sepekan menjelang Lebaran (Idul Fitri), jalan di sisi utara sudah terlihat longsor kecil. Badan jalan yang di bawahnya terdapat gorong-gorong sungai itu akhirnya amblas.
Sementara itu, Camat Lumbang, Budi Utomo juga membenarkan, amblasnya badan jalan mengakibatkan dua pengendara motor mengalami luka-luka.
Kedua korban merupakan warga Negororejo dan sudah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Lumbang.
Adapun motor yang digunakan korban sempat terjatuh ke dalam sungai dan sudah dievakuasi.
“Kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah desa. Saat ini, akses jalan dari Desa Negororejo menuju Lumbang, lumpuh total," ungkapnya.
Sebelumnya, kata Budi, badan jalan di titik yang amblas sudah menunjukkan tanda-tanda bakal longsor. Yakni, terlihat lubang kecil di permukaan jalan yang dipicu tanah longsor sebelumnya.
Sebagai jalan akses menuju objek wisata, amblasnya jalan di Negororejo itu berakibat terhadap kunjungan wisatawan ke Air Terjun Madakaripura.
Biasanya, wisatawan dengan tujuan Gunung Bromo pulangnya singgah ke Air Terjun Madakaripura karena memang satu jalur.
Sekedar informasi, air terjun setinggi sekitar 200 meter ini merupakan air terjun tertinggi di Pulau Jawa dan tertinggi kedua di Indonesia.
Air terjun ini salah satu air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN BTS) tepatnya di lereng Gunung Bromo.
Air Terjun Madakaripura berada di ujung lembah sempit dan berbentuk ceruk yang dikelilingi tebing-tebing curam yang meneteskan air pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan. Tiga di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi.
Nama air terjun yang berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini berasal dari kata “Madakaripura”, tanah perdikan milik Gajah Mada, Mahapatih Kerajaan Majapahit.
Air Terjun Madakaripura juga kerap disebut Air Terjun Abadi. Hal itu karena air yang dialirkan oleh air terjun ini selalu melimpah dan tak pernah berkurang debitnya.
Advertisement